Rasio Gini Maret 2016 Turun, Pembangunan dan Bantuan Sosial Jadi Kunci

Kompas.com - 19/08/2016, 10:34 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin. Kompas.com/ Estu SuryowatiKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks kesenjangan pengeluaran penduduk Indonesia atau gini ratio terkini. Gini ratio pada Meret 2016 sebesar 0,39. Angka ini menurun 0,02 persen dibandingkan posisi Maret 2015 yang sebesar 0,41.

"Artinya terjadi perbaikan pemerataan pendapatan," ucap Kepala BPS Suryamin dalam paparan, Jakarta, Senin (19/8/2016).

Ia menuturkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi perbaikan tingkat ketimpangan. Mulai dari kenaikan upah buruh tani, buruh bangunan, serta naiknya pengeluaran per kapita per bulan 40 persen penduduk terbawah.

Menurut BPS, kenaikan pengeluaran masyakarat merefleksikan peningkatan kelompok penduduk bawah yang tidak lepas dari upaya pembangunan infrastuktur padat karya dan bantuan sosial.

"Penurunan gini ini kemungkinan besar terkait dengan menguatnya perekonomian penduduk kelas bawah," kata Suryamin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X