Suku Bunga Kebijakan Baru Diterapkan, Wapres Harap Bunga Kredit 7 Persen Terealisasi Tahun Depan

Kompas.com - 19/08/2016, 20:57 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri acara GIIAS 2016,di Indonesia Convention Exibition (ICE) BSD City Tangerang, Kamis (11/8/2016). Pameran otomotif international ini akan berlangsung 11-21 Agustus. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIWakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri acara GIIAS 2016,di Indonesia Convention Exibition (ICE) BSD City Tangerang, Kamis (11/8/2016). Pameran otomotif international ini akan berlangsung 11-21 Agustus.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com — Suku bunga acuan BI Rate telah digantikan dengan BI 7-day Repo Rate.

Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap, penerapan suku bunga acuan baru itu akan mendorong penurunan bunga kredit menjadi satu digit (single digit).

“Tahun depan target kita, Juni 2017, sebesar 7 persen. Itu target yang masih berjalan sesuai dengan program bersama,” kata Kalla di Kantor Wapres, Jumat (19/8/2016).

Saat ini, suku bunga kredit masih terlampau tinggi, rata-rata sekitar 12,5 persen. Tingginya bunga kredit, diakui Kalla, cukup membebani para pelaku usaha kecil menengah.

“Bunga kredit usaha rakyat (KUR) pada pemerintah yang lalu sekitar 23 persen. Itu juga mungkin salah satu yang menyebabkan rasio Gini tinggi karena UKM-nya tidak bisa berkembang akibat cost tinggi, sekarang sudah lebih baguslah,” kata dia.

"Bunga deposito khususnya milik lembaga pemerintah akan diberlakukan berkisar pada 7-day Repo Rate yang sebesar 5,25 persen," lanjut dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X