Kompas.com - 21/08/2016, 16:01 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com — PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) mengingatkan pemerintah terkait rencana kenaikan tarif cukai rokok.

Menurut Head of Regulatory Affairs, International Trade, and Communications Sampoerna Elvira Lianita, kenaikan cukai rokok pasti akan mengerek harga rokok sehingga peredaran rokok ilegal akan merebak.

"Jika harga rokok mahal, maka kesempatan ini akan digunakan oleh (produsen) produk rokok ilegal untuk menjual rokok ilegal dengan harga sangat murah," katanya kepada Kompas.com, Minggu (21/8/2016).

Menurut ia, murahnya harga rokok-rokok ilegal disebabkan produsen produk tersebut tidak membayar cukai. Padahal, rokok adalah salah satu produk yang dikenakan cukai sebagai upaya mengendalikan konsumsi rokok di masyarakat.

Saat ini, kata Elvira, perdagangan rokok ilegal di Indonesia telah mencapai 11,7 persen dan merugikan negara hingga Rp 9 triliun.

Data tersebut merupakan hasil studi dari beberapa Universitas nasional. "Hal ini (peredaran rokok ilegal) tentu kontraproduktif dengan upaya pengendalian konsumsi rokok, peningkatan penerimaan negara, dan perlindungan tenaga kerja," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan siap mengawasi merebaknya rokok ilegal di pasaran bila tarif cukai rokok naik.

"Kami tetap mengawasi, jangan sampai ada rokok ilegal," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan di Jakarta, Jumat (19/8/2016).

Nantinya, Kementerian Perdagangan akan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk mencegah masuk dan beredarnya rokok ilegal di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.