Bank Mandiri Tingkatkan Penyaluran Kredit di Wilayah Perbatasan Atambua

Kompas.com - 22/08/2016, 17:15 WIB
Logo Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta. KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANLogo Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta.
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT), makin terakses lembaga jasa keuangan.

Hal ini menyusul penyaluran kredit yang makin meningkat dari PT Bank Mandiri (Persero) di kawasan tersebut.

Hingga pertengahan Agustus 2016, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 125,11 miliar, terdiri dari segmen usaha mikro sebesar Rp 92,82 miliar dan segmen usaha menengah sebesar Rp 32,3 miliar.

Kepala Bank Mandiri Atambua Dagomes Lein menuturkan, penyaluran kredit tersebut naik 25 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 94 miliar.

Menurutnya, askes kredit ini bermanfaat untuk mendorong kemajuan ekonomi di wilayah perbatasan.

“Pengembangan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia perlu dukungan semua pihak, termasuk perbankan. Atas dasar itu, kami ingin terus meningkatkan peran aktif sekaligus memperkuat kehadiran kami di seluruh Tanah Air,” kata Gomes dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Lebih lanjut, Gomes mengatakan, pembiayaan ke segmen mikro memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia.

Pasalnya, segmen usaha ini menyentuh langsung sendi perekonomian masyarakat setempat.

Penyaluran kredit Bank Mandiri di wilayah Atambua ini sebagian besar diperuntukkan bagi sektor usaha perdagangan.

Gomes menilai, wilayah Atambua memiliki potensi bisnis yang sangat baik. "Ke depan, kami berencana meningkatkan dan memperluas penyaluran pembiayaan ini dengan menambah unit kantor Bank Mandiri," ucap Gomes.

Atambua merupakan kota di perbatasan Indonesia dan Timor Leste dengan letak ketinggian 350 mdpl serta dikelilingi perbukitan.

Kota ini membentang sejauh lebih kurang 8,5 km dari utara (Haliwen) ke selatan (Motabuik) dan sekitar 5 km dari timur (Fatubenao) ke barat (Wekatimun).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Earn Smart
Apa Tujuan dari Koperasi?

Apa Tujuan dari Koperasi?

Whats New
Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Whats New
Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Earn Smart
Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Whats New
51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

Whats New
[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

Whats New
Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Whats New
Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Whats New
Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Whats New
Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Whats New
Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

Rilis
Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Whats New
Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X