Gubernur Jabar Gencar Sosialisasikan Amnesti Pajak

Kompas.com - 25/08/2016, 17:35 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan saat dikonfirmasi wartawan selesai  Peresmian Multi Kampus IPB di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (3/5/2016). KOMPAS.COM/BUDIYANTO Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan saat dikonfirmasi wartawan selesai Peresmian Multi Kampus IPB di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (3/5/2016).
|
EditorM Fajar Marta

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap para pengusaha dan perseorangan di Jabar serius mengikuti program tax amnesty.

Heryawan mengatakan dana repatriasi dari program tax amnesty akan sangat membantu percepatan dan kelancaran pembangunan infrastruktur di Jabar.

Menurutnya saat ini pemerintah pusat tengah berhemat dan berhati-hati mengucurkan anggaran ke daerah.

“Kita paham pemerintah pusat sedang habis-habisan mencari dana salah satunya dengan tax amnesty,” katanya di Bandung, Kamis (24/8/2016).

Karena itu pihaknya kembali mengimbau seluruh masyarakat, baik pribadi, perusahaan ataupun mereka yang telah menjadi Wajib Pajak (WP) untuk segera mengungkap harta kekayaan yang dimiliki atau “deklarasi” melalui Amnesti Pajak ini.

“Karena program ini juga hanya berlaku sampai 31 Maret 2017,” ujarnya.

Menurutnya ada enam keuntungan yang akan diperoleh oleh WP apabila mengikuti Amnesti Pajak.

Pertama, penghapusan pajak yang seharusnya terutang. Dua, tidak dikenai sanksi administrasi dan sanksi pidana.

Tiga, tidak dilakukan pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan. Keempat, penghentian proses pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan, atau penyidikan.

Kelima, jaminan rahasia, karena data pengampunan pajak tidak dapat dijadikan dasar penyelidikan dan penyidikan tindak pidana apapun. Terakhir, pembebasan pajak penghasilan untuk balik nama harta tambahan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X