Jokowi Belum Puas Implementasi 13 Paket Kebijakan Ekonomi

Kompas.com - 26/08/2016, 20:11 WIB
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengaku belum puas terhadap pelaksanaan 13 paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan sejak pertengahan 2015.

"Meskipun paket kebijakan ekonomi sudah yang ke-13, saya katakan apa adanya, belum sesuai dengan yang diinginkan," ujar Jokowi dalam acara Ikatan Senior HIPMI Indonesia (IHSI) di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2016).

Jokowi masih mendapatkan banyak "bisikan" dari para pengusaha. Mereka masih kesulitan mendapatkan izin usaha. Waktu untuk mendapatkan izin usaha tersebut pun masih terbilang lama.

"Investor yang mau masuk ke kita ini banyak sekali. Tapi perizinan di daerah itu belum bisa memenuhi kecepatan. Itu yang belum," ujar Jokowi.

Salah satu indikatornya yakni peringkat Indonesia pada jajaran negara ASEAN tentang kemudahan berbisnis.

Indonesia menempati urutan ke 109, jauh di bawah Singapura di urutan pertama. Malaysia di urutan 18 dan Thailand di urutan 49.

Jokowi meminta menteri terkait merombak sistem izin usaha agar lebih cepat, efektif dan efisien.

"Saya minta bukan hanya perbaikan kecil-kecil. Harus diobrak-abrik. Kalau Dirjennya enggak bisa, ganti. Kalau direkturnya enggak sanggup, ganti. Kepala-kepala bagian enggak bisa, ganti. Saya sudah instruksikan begitu," ujar Jokowi.

Kompas TV Harapan Jokowi pada Pembangunan Maritim
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.