Studi Kasus "Bikini" dan "Jessica Coffeemix", Ketika Merek Bukan Lagi Sekadar Nama

Kompas.com - 30/08/2016, 15:17 WIB
Sebanyak 144 bungkus makanan KOMPAS.com/RENI SUSANTI Sebanyak 144 bungkus makanan "Bikini" disita BBPOM Jabar dalam penggerebekan di rumah produksinya di Depok Jawa Barat, Sabtu (6/8/2016).
EditorAmir Sodikin

“What's in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet.”

(William Shakespeare)

KETIKA Shakespere menuliskannya dalam kisah Romeo and Juliet pasti belum ada persaingan antara merek. Belum ada sebuah pasar swalayan yang mana shelf-nya penuh dengan deretan merek-merek dalam kategori produk yang sama.

Nama merek, bertujuan untuk membuat perbedaan dengan kompetitor dalam kategori produk sejenis. Nama merek, bagaimanapun juga bertujuan untuk memengaruhi calon pembeli untuk mencoba.

Oleh karena itu, nama merek akan membentuk citra merek itu sendiri. Nama merek menjadi identitas dan pintu gerbang yang menggambarkan ekuitas merek tersebut.

Belum lepas kontroversi merek makanan ringan Bikini atau Bihun Kekinian yang membuat heboh dunia maya sehingga membuat BPOM turun tangan, kini muncul lagi sebuah produk kopi dengan nama “Jessica Coffeemix”, lengkap dengan foto Jessica Kumala Wongso.

Jessica sendiri menjadi terkenal sejak munculnya kasus “kopi sianida” yang menewaskan Wayan Mirna Salihin.

Saya tidak akan membahas kontroversi packaging Bikini dan juga kasus hukum Jessica, namun menarik untuk kita diskusikan apakah membuat sebuah nama merek cukup dengan membuat sebuah kehebohan belaka?

Apakah nama merek itu penting dalam sebuah proses branding? Atau seperti kata Shakespeare, “Apalah arti sebuah nama?”

Nama adalah sebuah doa

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X