Kenaikan Tarif Listrik dan LPG 3 Kg jadi Risiko Pengerek Inflasi 2017

Kompas.com - 31/08/2016, 06:06 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017, pemerintah menargetkan indeks harga konsumen atau inflasi di level empat persen.

Namun menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, dengan berbagai macam kebijakan pengendalian harga yang dilakukan pemerintah bersama otoritas moneter Bank Indonesia, faktor-faktor pendorong inflasi bisa dicegah.

"(Hanya) Masih ada upside risk, (yaitu) kalau ada penyesuaian tarif tenaga listrik dan LPG 3 kilogram," kata Sri dalam rapat Badan Anggaran DPR RI, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Selain kenaikan tarif tanaga listrik dan bahan bakar rumah tangga, Sri menyebut iklim basah (La Nina) juga berpotensi menganggu kemampuan produksi bahan makanan. Kondisi ini diperkirakan dapat mendorong inflasi 2017.

Meski demikian, Sri juga menyampaikan ada faktor penghambat inflasi 2017. Proyek-proyek infrastruktur yang meningkatkan konektivitas antar-daerah serta ketersediaan pasokan yang lebih stabil diperkirakan dapat menekan kenaikan harga pangan.

Hadir dalam rapat Badan Anggaran DPR RI, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang PS Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly, serta pejabat terkait.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.