OJK Anggap Kebijakan "Tax Amnesty" Hadir di Saat yang Tepat, Kenapa?

Kompas.com - 06/09/2016, 15:04 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik program pengampunan pajak atau tax amnesty yang diberlakukan pemerintah.

Regulator menyebut kebijakan pengampunan pajak hadir di saat yang tepat. "Saya rasa ini waktunya pas. Pertama, kita membutuhkan dana-dana untuk investasi besar," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad saat memberikan sambutan pada seminar Tax Amnesty di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/9/2016).

Muliaman mengungkapkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan cukup untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur nasional. Sementara itu, kebutuhan investasi jangka menengah dan panjang mencapai sekira Rp 5.000 triliun.

"Apa yang bisa dilakukan dengan APBN? Kita membutuhkan dana besar untuk membangun infastruktur yang memang membutuhkan dana jangka panjang," ujar Muliaman.

Adapun alasan kedua adalah saat ini waktu yang pas untuk memberlakukan kebijakan pengampunan pajak apabila dilihat dari return atau imbal hasil investasi. Jika dibandingkan return investasi di luar negeri, imbal hasil investasi di Indonesia relatif lebih baik.

Oleh sebab itu, saat ini adalah momentum yang tepat untuk menjalankan kebijakan pengampunan pajak. Ia pun mengimbau bagi para wajib pajak dan pemilik dana untuk memanfaatkan kesempatan ini.

"Dalam situasi yang baik ini mestinya tidak ada alasan untuk tidak merepatriasi dana. Sehingga, industri pasar keuangan juga akhirnya ikut tumbuh dan berkembang," jelas Muliaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.