Tak Laporkan Dana "Tax Amnesty", Status "Gateway" Bisa Dicabut

Kompas.com - 06/09/2016, 19:03 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank, manager investasi, dan perantara pedagang efek yang ditunjuk Menteri Keuangan sebagai penampung dana program pengampunan pajak (gateway) bisa dikenai sanksi berupa pencabutan status sebagai gateway, apabila tidak patuh administrasi pelaporan dana tax amnesty.

Hal tersebut diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen) Pajak Nomor 12/PJ/2016 tentang Tata Cara Pengadministrasian Laporan Gateway dalam Rangka Pengampunan Pajak, yang ditandatangani Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, kemarin Senin (5/9/2016).

Pasal 4 ayat (1) beleid tersebut menyebutkan, dalam hal gateway tidak menyampaikan laporan atau menyampaikan laporan namun tidak sesuai dengan ketentuan, maka Kepala Kantor Pengolahan Data Eksternal menyampaikan laporan terkait data dan informasi mengenai gateway dimaksud kepada Direktur Peraturan Perpajakan II.

Selanjutnya Direktur Peraturan Perpajakan II atas nama Dirjen Pajak meminta klarifikasi tertulis kepada gateway bersangkutan. Kemudian, berdasarkan hasil klarifikasi itu, Dirjen Pajak dapat mengusulkan ke Menteri Keuangan untuk memberikan sanksi kepada gateway.

“Sanksi dapat berupa surat peringatan atau pencabutan penunjukan sebagai gateway. Pencabutan sebagai gateway oleh Menteri diumumkan kepada publik dan disampaikan kepada otoritas terkait,” demikian bunyi ketentuan dalam Perdirjen Pajak 12/2016, yang salinannya diterima Kompas.com, Selasa (6/9/2016).

Perdirjen tersebut memberikan petunjuk apa saja yang harus dilaporkan gateway kepada Dirjen Pajak, yaitu meliputi: pembukaan dan pengalihan dana ke rekening khusus; pembukaan rekening yang khusus dibuat gateway untuk keperluan investasi dan pengalihan instrumen investasi ke rekening tersebut; dan, posisi investasi wajib pajak setiap bulan, dan/atau setiap terjadi pengalihan dana atau investasi antar-gateway.

Pelaporan pembukaan dan pengalihan dana ke rekening khusus; pelaporan pembukaan rekening yang khusus dibuat gateway untuk keperluan investasi dan pengalihan instrumen investasi ke rekening tersebut; dan pelaporan posisi investasi wajib pajak setiap bulan, dilakukan paling lambat lima hari kerja pada bulan berikutnya.

Sementara itu, pelaporan pengalihan dana atau investasi antar-gateway disampaikan paling lambat lima hari kerja setelah investasi atau harta dialihkan ke gateway baru.

Laporan dilakukan oleh gateway selama tiga tahun sejak dana dialihkan oleh wajib pajak ke rekening khusus melalui bank persepsi penerima dana yang ditunjuk sebagai gateway.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Poin-poin Nota Keuangan 2023, dari Pertumbuhan Ekonomi hingga Lifting Migas

Poin-poin Nota Keuangan 2023, dari Pertumbuhan Ekonomi hingga Lifting Migas

Whats New
Seluruh Jawa-Bali PPKM Level 1, Kemendagri Ingatkan Percepatan Vaksinasi 'Booster'

Seluruh Jawa-Bali PPKM Level 1, Kemendagri Ingatkan Percepatan Vaksinasi "Booster"

Whats New
Jokowi Targetkan Angka Kemiskinan Turun jadi 7,5 Persen di 2023

Jokowi Targetkan Angka Kemiskinan Turun jadi 7,5 Persen di 2023

Whats New
Menaker Sebut Buruh yang Dirumahkan pada 2020-2021 Sudah Kembali Bekerja

Menaker Sebut Buruh yang Dirumahkan pada 2020-2021 Sudah Kembali Bekerja

Whats New
Strategi MenkopUKM, Modernisasi Koperasi Pangan hingga Gaet Generasi Muda

Strategi MenkopUKM, Modernisasi Koperasi Pangan hingga Gaet Generasi Muda

Whats New
Belanja Negara Tembus Rp 3.041 Triliun pada 2023, Berapa Anggaran yang Mengalir ke Daerah?

Belanja Negara Tembus Rp 3.041 Triliun pada 2023, Berapa Anggaran yang Mengalir ke Daerah?

Whats New
IHSG Ditutup Menguat 0,57 Persen, 3 Saham Ini Catatkan Penguatan Paling Tinggi

IHSG Ditutup Menguat 0,57 Persen, 3 Saham Ini Catatkan Penguatan Paling Tinggi

Whats New
Cara Cek Nomor, Pulsa, dan Masa Aktif Kartu Axis 2022

Cara Cek Nomor, Pulsa, dan Masa Aktif Kartu Axis 2022

Spend Smart
BSU 2022 Kapan Cair? Menaker: Tunggu Arahan Menko Perekonomian

BSU 2022 Kapan Cair? Menaker: Tunggu Arahan Menko Perekonomian

Whats New
Andalkan APBN, Jokowi Patok Target Inflasi 2023 Jadi 3,3 Persen

Andalkan APBN, Jokowi Patok Target Inflasi 2023 Jadi 3,3 Persen

Whats New
Bluebird Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pantai Timur Surabaya

Bluebird Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pantai Timur Surabaya

Whats New
Biaya Rp 2.500, Simak Cara Transfer Antarbank via BI Fast di BRImo

Biaya Rp 2.500, Simak Cara Transfer Antarbank via BI Fast di BRImo

Spend Smart
Cara Membuka Blokir ATM BCA dengan Mudah, Bisa Lewat HP

Cara Membuka Blokir ATM BCA dengan Mudah, Bisa Lewat HP

Whats New
Lebih Tinggi, Jokowi Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan 5,3 Persen

Lebih Tinggi, Jokowi Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan 5,3 Persen

Whats New
Pluang Dorong Percepatan Literasi Keuangan Para Investor

Pluang Dorong Percepatan Literasi Keuangan Para Investor

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.