Sri Mulyani Beberkan Masalah Dilematis Penurunan Angka Pengangguran

Kompas.com - 08/09/2016, 13:30 WIB
Sri Mulyani TRIBUNNEWS/DANY PERMANASri Mulyani
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa negara-negara di dunia sedang menghadapi masalah yang dilematis terkait persoalan pengangguran.

"Terus terang di G-20 nyaris separuh hari hanya untuk bahas ini (persoalan pengangguran)," ujar Menkeu saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Saat ini kata dia, ekonomi dunia memang masih tumbuh. Tetapi pertumbuhan ekonomi itu tidak menciptakan banyak lapangan kerja.

Perkembangan teknologi yang pesat dalam satu dekade terakhir membuat ekonomi digital semakin berkembang. Hal itu membuat ekonomi semakin efisien dan tidak lagi memerlukan banyak tenaga kerja.

"Jadi hilangnya penciptaan pekerjaan itu karena ada efisiensi teknologi. Itu akan dihadapkan kepada upaya bagaimana pemerintah menciptakan lapangan kerja," kata Menkeu.

Hingga saat, sumber pekerjaan yang dianggap permanen dan berkelanjutan adalah sektor korporasi.

Oleh karena itu ia mengatakan pentingnya pemerintah memberikan iklim usaha yang kondusif sehingga dunia usaha bisa menjalankan usahanya dengan baik di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pengangguran pada Februari 2016 tercatat sebanyak 7,02 juta orang.

Angka ini menurun sebanyak 430.000 orang dibandingkan Februari 2015 yang sebanyak 7,45 juta orang.

Pada periode sama, jumlah penduduk yang bekerja juga turun 200.000 orang. Pada Februari 2016 jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 120,65 juta orang, sedangkan pada Februari 2015 sebanyak 120,85 juta orang.

Kompas TV Jumlah Penganggur Turun di Era Jokowi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.