Distribusi Tertutup Elpiji 3 Kg Bisa Hemat Anggaran Subsidi hingga Rp 18 Triliun

Kompas.com - 09/09/2016, 13:15 WIB
Polisi menyita ratusan gas LPG tabung 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung LPG 12 kg. Barang bukti ini diambil dari tiga komplotan penyuntik gas di tiga lokasi, selama April-Mei 2015. Kompas.com/Unoviana KartikaPolisi menyita ratusan gas LPG tabung 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung LPG 12 kg. Barang bukti ini diambil dari tiga komplotan penyuntik gas di tiga lokasi, selama April-Mei 2015.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana menerapkan distribusi tertutup elpiji 3 kilogram (kg) atau elpiji tabung melon di seluruh wilayah Indonesia tahun depan. Saat ini proyek percontohan baru dijalankan di Tarakan, Kalimantan Utara.

Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wiratmadja Puja, apabila diterapkan di seluruh wilayah, sistem distribusi tertutup elpiji tabung melon ini bisa menghemat anggaran APBN, khususnya anggaran subsidi sebesar Rp 18 triliun.

"Subsidi elpiji saat ini Rp 28 triliun. Maka kalau program distribusi tertutup elpiji ini berjalan, hanya boleh untuk rakyat miskin saja, itu bisa mengirit susbidi Rp 18 triliun," kata Wiratmadja di kantornya, di Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Wiratmadja mengatakan, untuk diketahui masyarakat, pemerintah memberikan subsidi yang cukup besar untuk elpiji tabung melon. Untungnya, seiring dengan penurunan harga minyak dunia, harga elpiji juga makin murah sehingga subsidi yang ditanggung pemerintah pun turun.

Rata-rata subsidi yang diberikan dari Juni 2015-Juni 2016 mencapai Rp 4.300 per kg. Akan tetapi, rata-rata subsidi yang diberikan dari Agustus 2015-Agustus 2016 sudah turun menjadi Rp 4.000 per kg.

"Mungkin nanti Desember 2015- Desember 2016 bisa di bawah itu," imbuh Wiratmadja.

Ia mengatakan, distribusi tertutup elpiji 3 kg menyasar 15,5 juta rumah tangga, dan 2,29 juta usaha mikro. Setiap bulan, rumah tangga sasaran mendapatkan jatah tiga tabung, sementara usaha mikro mendapatkan jatah sembilan tabung.

Kompas TV Sindikat LPG Oplosan Diringkus Kepolisian

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X