Sri Mulyani dan Susi Bersama-sama Rilis Barang Sitaan Bea Cukai di Priok

Kompas.com - 13/09/2016, 14:15 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menggelar konperensi pers di tengah teriknya matahari di New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Keduanya merilis barang-barang hasil sitaan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai yakni 166.475 kg amonium nitrat, 10 kontainer Frozen Pasific Mackarel dari Jepang, satu kontainer Frozen Squid dari China, dan 71.250 ekor bibit lobster.

"Ini adalah wajah bea cukai yang baik. Saya ingin wajah yang baik di segala lini. Masih banyak pelabuhan yang harus dijaga," ujar Sri Mulyani.

Ia mengucapkan rasa terima kasih kepada Polri yang berkerja sama menggagalkan penyelundupan 166.475 kg amonium nitrat dari Malaysia.

Bahan kimia tersebut biasanya digunakan untuk pembuatan bom ikan. Hingga saat ini, penggunaan bom ikan di Indonesia masih marak.

Hal tesebut sudah mengakibatkan rusaknya 70 persen terumbu karang di perairan Indoneisa. Sebagai tindak lanjut, perempuan yang kerap disapa Ani itu berencana berbicara langsung dengan Malaysia sebab selundupan amonium nitrat banyak berasal dari Negeri Jiran tersebut.

Menteri Susi mengatakan pengunaan bom ikan disejumlah daerah di Indonesia timur masih marak. Bahkan kerusakan itu sudah mencapai ke Raja Ampat.

Selain itu, ia menyoroti upaya ekspor 71.250 bibit lobster yang berhasil digagalkan Bea Cukai. Menurut ia, nilai bibit lobster sangat berharga bagi Indonesia.

"Kalau dia besar jadi 300 gram saja berarti dikalikan saja. Kalau dikali per kilonya 30 dollar AS-40 dollar AS jadi berapa itu nilainya," kata Susi.

Selain Sri Mulyani dan Susi, konferensi pers barang sitaan tersebut juga dihadiri Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Kapolri Tito Karnavian dan Dirjen Bea Cukai Kemenkeu Heru Pambudi.

Kompas TV Penyelundupan 760 Gram Sabu dari Malaysia Digagalkan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Ada 4 Tuntutan, Petani Tembakau Bakal Duduk Bareng Pemerintah Pekan Depan

Ada 4 Tuntutan, Petani Tembakau Bakal Duduk Bareng Pemerintah Pekan Depan

Whats New
Investasi Hampir Rp 2 Triliun, Kraft Heinz Perluas Pabrik dan Modernisasi Sistem

Investasi Hampir Rp 2 Triliun, Kraft Heinz Perluas Pabrik dan Modernisasi Sistem

Whats New
Bos OJK Ungkap Sederet Tantangan yang Dihadapi Sektor Jasa Keuangan Indonesia

Bos OJK Ungkap Sederet Tantangan yang Dihadapi Sektor Jasa Keuangan Indonesia

Whats New
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Cek Jadwal 20 Kereta Api Tambahan

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Cek Jadwal 20 Kereta Api Tambahan

Whats New
UMP Jawa Timur 2023 Naik 7,8 Persen Jadi Rp 2,04 Juta

UMP Jawa Timur 2023 Naik 7,8 Persen Jadi Rp 2,04 Juta

Whats New
Saat Brand Lokal Sukses Jadi Official Licensed Product FIFA di Piala Dunia 2022

Saat Brand Lokal Sukses Jadi Official Licensed Product FIFA di Piala Dunia 2022

Whats New
Ada Isu Resesi 2023, Investor Enggan Suntik Dana ke 'Startup'?

Ada Isu Resesi 2023, Investor Enggan Suntik Dana ke "Startup"?

Whats New
Ratusan Petani Demo ke Kantor Sri Mulyani Tolak Kenaikan Cukai Rokok, Ini Hasilnya

Ratusan Petani Demo ke Kantor Sri Mulyani Tolak Kenaikan Cukai Rokok, Ini Hasilnya

Whats New
Bengkak Lagi, Utang Pemerintah Era Jokowi Kini Tembus Rp 7.496 Triliun

Bengkak Lagi, Utang Pemerintah Era Jokowi Kini Tembus Rp 7.496 Triliun

Whats New
Jelang Libur Natal & Tahun Baru, KAI: Sudah 254.336 Tiket KA Terjual

Jelang Libur Natal & Tahun Baru, KAI: Sudah 254.336 Tiket KA Terjual

Spend Smart
Cek Daftar Kenaikan UMP DKI Jakarta dari Tahun ke Tahun

Cek Daftar Kenaikan UMP DKI Jakarta dari Tahun ke Tahun

Work Smart
Saham Sektor Teknologi Anjlok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Saham Sektor Teknologi Anjlok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Whats New
BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai Tahun Depan

BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai Tahun Depan

Whats New
Luhut: Tidak Ada Kebijakan Saya yang Menghancurkan Anak-Cucu

Luhut: Tidak Ada Kebijakan Saya yang Menghancurkan Anak-Cucu

Whats New
Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Plus Semua Tunjangannya

Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Plus Semua Tunjangannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.