Ternyata, Pegawai di Jepang Hampir Tak Pernah Minta Naik Gaji

Kompas.com - 16/09/2016, 10:30 WIB
Kompas TV Gaji Rp 7 Juta Bisa Cicil Rumah dan Investasi
|
EditorAprillia Ika

Hanya 10 persen responden survei pemerintah menyatakan bahwa mereka meninggalkan pekerjaan sebelumnya karena gaji yang tidak sesuai. Selain itu, pegawai Jepang juga hampir tak pernah meminta kenaikan gaji.

Muto menyatakan, menegosiasi gaji ketika memulai pekerjaan baru sangat jarang terjadi di Jepang. Pegawai baru biasanya menerima gaji yang diajukan perusahaan baru mereka.

Keengganan meminta kenaikan gaji bisa menjelaskan mengapa perubahan pekerjaan tidak berdampak pada kenaikan gaji di Jepang.

Akhirnya, kenaikan upah pun hanya terjadi sangat tipis dalam 1,5 tahun terakhir. Pada Juli 2016 lalu, kenaikan upah di Jepang hanya 0,4 persen secara tahunan, tetapi ini sudah dianggap sebagai progres.

Ini pun tidak cukup untuk mendorong target inflasi dua persen yang dipatok bank sentral Jepang, Bank of Japan. (Baca: Meningkat, Jumlah Karyawan Jepang Tewas akibat Kebanyakan Kerja)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.