Kompas.com - 20/09/2016, 11:30 WIB
Presiden Direktur dan CEO Cigna Indonesia Tim Shields (tengah) didampingi Chief Agency Officer Dini Maharani (kiri) dan Chief Distribution Officer Herlin Sutanto meluncurkan produk unit-link terbaru di Jakarta, Senin (19/9/2016). Dok CignaPresiden Direktur dan CEO Cigna Indonesia Tim Shields (tengah) didampingi Chief Agency Officer Dini Maharani (kiri) dan Chief Distribution Officer Herlin Sutanto meluncurkan produk unit-link terbaru di Jakarta, Senin (19/9/2016).
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan asuransi jiwa Cigna Indonesia terus memperkuat bisnis “unit link” atau asuransi yang dikaitkan dengan investasi.

Alasannya, bisnis ini memiliki potensi pasar yang besar seiring meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berasuransi sekaligus berinvestasi.

“Kami optimistis unit link makin diminati masyarakat seiring meningkatnya pemahaman masyarakat Indonesia akan pentingnya perlindungan dan investasi," ujar Presiden Direktur dan CEO Cigna Indonesia Tim Shields saat peluncuran produk unit link Cigna terbaru yakni produk reguler Cigna MultiProteksi dan premi tunggal Cigna Investa Plus di Jakarta.

Shields menjelaskan, tingginya minat masyarakat terhadap asuransi dan investasi, tergambar dari hasil survei kesejahteraan yang dirilis Cigna pada awal 2016.

Hasil survei itu menunjukkan kesadaran dan pemahaman masyarakat Indonesia tentang asuransi semakin meningkat.

Selain itu, masyarakat Indonesia semakin memahami bahwa asuransi dan investasi dapat meningkatkan kesejahteraan mereka di masa depan.

Survei tersebut dilakukan terhadap 1.000 responden di sejumlah kota antara lain Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, dan Bandar Lampung.

Hasil survei menunjukkan lebih dari 70 persen  masyarakat merasa perlu memiliki asuransi.

Menurut Shields, ketahanan dan kestabilan finansial sangat penting bagi kepala keluarga yang berusia sekitar 30-40 tahun.

Di rentang usia itu, mereka umumnya kerap mengalami stress akibat tekanan keuangan yang cenderung meningkat.

Kebutuhan mendadak seperti biaya rumah sakit seringkali muncul sementara mereka tak memiliki tabungan dalam jumlah cukup.

Melihat kekhawatiran masyarakat Indonesia akan biaya hidup dan perawatan kesehatan yang terus meningkat, plus adanya keinginan untuk memiliki hari tua yang nyaman, Cigna pun mengembangkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Untuk produk Cigna MultiProteksi misalnya, nasabah dapat mempersonalisasi perlindungan sesuai kebutuhan di tiap tahap kehidupan mereka.

Produk ini memberikan beragam perlindungan, mulai dari risiko cacat, menawarkan rencana keuangan untuk masa pensiun yang nyaman, perlindungan finansial dari penyakit kritis, hingga perencanaan biaya pendidikan anak.

Menurut Shields, untuk produk Cigna Investa Plus, nasabah disediakan berbagai pilihan investasi antara lain, equity, balanced, fixed income, pasar uang, dan produk investasi syariah.

Chief Agency Officer Cigna Indonesia Dini Maharani mengatakan, pihaknya menyediakan solusi kesehatan dan perlindungan untuk biaya rumah sakit dan perawatan penyakit kritis serta solusi investasi untuk dana pendidikan dan wealth management.

Shields menambahkan, produk-produk baru tersebut akan dipasarkan melalui jalur keagenan Cigna yang disebut Professional Insurance Advisor (PIA). Ini merupakan bagian strategi untuk memperkuat kanal distribusi keagenan.

Selama ini, Cigna terkenal kuat dalam pemasaran melalui jalur telemarketing dan keagenan.  

Di Indonesia, Cigna memiliki 1.000 telemarketer di tujuh unit call center dan sekitar 500 agen yang ditempatkan di enam kantor perwakilan yakni Jakarta, Tangerang, Surabaya, Medan, Semarang, dan Bandung.

Menurut Tim Shields, Indonesia memiliki potensi pasar asuransi yang sangat besar mengingat populasinya yang sangat banyak namun penetrasi asuransinya masih rendah.

“Ada produk-produk yang perlu dijelaskan ke nasabah dengan tatap muka. Ini menunjukkan bahwa kami memperkuat semua kanal distribusi, baik telemarketing, digital, maupun keagenan,” tutur dia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.