Kompas.com - 24/09/2016, 17:49 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

WONOSOBO, KOMPAS.com - Kredit Usaha Rakyat (KUR) saat ini menjadi vitamin bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ingin mendapatkan suntikan modal dari perbankan dengan bunga 9 persen per tahun.

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM tengah fokus menjalankan program KUR yang memiliki bunga rendah. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan daya saing UKM dan juga mendorong UKM untuk berkembang dan bermaanfaat bagi ekonomi masyarakat.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengatakan, penyaluran KUR dengan alokasi sebesar Rp 25 juta tidak menggunakan agunan apapun.

"Saya tegaskan KUR Rp 25 juta tanpa agunan kalau di atas 25 juta menggunakan agunan, ini saya tanyakan kepada teman-teman BNI BRI dan Mandiri, saya minta dengan hormat karena ini ada temuan-temuan baik yang disampaikan melalui DPR, maupun Menko ekonomi," ujarnya di Wonosobo, Sabtu (24/9/2016).

Dia menerangkan, temuan tersebut di antaranya ada bank yang menerapkan agunan, baik BPKB dan sebagainya untuk KUR mikro yang maksimal Rp 25 juta.

"Saya harap dengan hormat bank pelaksana KUR jangan sampai sampai seperti itu," jelas Menkop.

Menteri asal Bali tersebut menjelaskan, KUR yang diberikan kepada UKM bunganya sudah disubsidi oleh perintah dan dijaminkan di Jamkrindo.

"Bagaimanapun juga KUR ini sudah disubsidi oleh pemerintah sebesar Rp 10,5 triliun dan juga sudah ada Jamkrindo yang menjamin itu. Dan logikanya tidak ada lagi jaminan tambahan cukup usahanya itu sebagai pemjamin, cuma kalau tidak punya usaha jangan dikasih kredit," paparnya.

Menkop berharap, agar para bank penyalur KUR dapat memberikan KUR dengan baik sesuai dengan kebijakan pemerintah dalamendukung ekonomi masyarakat.

Sementara itu, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) hingga akhir Agustus telah mencapai 65 persen dari target penyaluran KUR sebesar Rp 100 triliun. Hingga akhir Agustus, penyaluran KUR telah mencapai Rp 65,2 triliun.

Berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Perekonomian, penyaluran KUR untuk mikro telah mencapai Rp 44,7 triliun. Penyaluran KUR untuk retail telah mencapai Rp 20,5 triliun.

Adapun KUR untuk penempatan tenaga kerja Indonesia baru terealisasi sebesar Rp 79,5 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Targetkan Relokasi PLTG Grati ke Bali untuk G20 Tuntas Akhir Oktober

PLN Targetkan Relokasi PLTG Grati ke Bali untuk G20 Tuntas Akhir Oktober

Whats New
Ekspor Produk Halal RI Baru 3,8 Persen Total Pasar Produk Halal Dunia

Ekspor Produk Halal RI Baru 3,8 Persen Total Pasar Produk Halal Dunia

Whats New
Menaker Ida Ingatkan Penerima BSU: Gunakan untuk Hal Bermanfaat, Bukan untuk yang Tidak Perlu

Menaker Ida Ingatkan Penerima BSU: Gunakan untuk Hal Bermanfaat, Bukan untuk yang Tidak Perlu

Whats New
Menperin: Setiap Rp 1 Belanja Produk Lokal Sumbang Perekonomian Nasional Rp 2,2

Menperin: Setiap Rp 1 Belanja Produk Lokal Sumbang Perekonomian Nasional Rp 2,2

Whats New
Apa Benar Pertalite Boros Setelah Naik Harga, Ini Hasil Pengujian Lemigas

Apa Benar Pertalite Boros Setelah Naik Harga, Ini Hasil Pengujian Lemigas

Whats New
[POPULER MONEY] Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura | Waspada Penipuan Kripto 'Pig Butchering'

[POPULER MONEY] Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura | Waspada Penipuan Kripto "Pig Butchering"

Whats New
Soal Demo Pekerja Bongkar Muat di Pelabuhan Kendari, Ini Respons Kemenhub

Soal Demo Pekerja Bongkar Muat di Pelabuhan Kendari, Ini Respons Kemenhub

Rilis
Disorot New York Times, Berapa Anggaran Jumbo Polri dari APBN?

Disorot New York Times, Berapa Anggaran Jumbo Polri dari APBN?

Whats New
Jelang KTT G20, Relokasi PLTG Grati Ditarget Rampung Akhir Oktober 2022

Jelang KTT G20, Relokasi PLTG Grati Ditarget Rampung Akhir Oktober 2022

Whats New
KAI Minta Calon Penumpang Kereta Api Penuhi Syarat Perjalanan

KAI Minta Calon Penumpang Kereta Api Penuhi Syarat Perjalanan

Whats New
Jelang KTT G20 Bali, Simak Hal-hal Penting Berikut Ini

Jelang KTT G20 Bali, Simak Hal-hal Penting Berikut Ini

Whats New
Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Whats New
Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Whats New
Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Rilis
BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.