Faisal Basri: Importir Jangan Dibebani Kewajiban Serap Garam Rakyat

Kompas.com - 26/09/2016, 16:55 WIB
|
EditorM Fajar Marta

Faisal mengatakan, dua industri pengguna garam terbesar yaitu industri makanan dan minuman (mamin) dan industri CAP (petrokimia).

Kedua industri tersebut menempati urutan teratas dalam hal pertumbuhan industri lima tahun terakhir, rata-rata mencapai 8,5 persen dan 7,6 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan industri nasional 2011-2015 yang sebesar lima persen.

“Kalau dua industri itu terganggu (karena harga garamnya jadi lebih mahal), semua (industri) akan terganggu. Jadi, efek dari suatu kebijakan jangan sampai menimbulkan masalah di tempat lain,” kata Faisal.

Atas dasar itu, menurut Faisal, daripada pemerintah mewajibkan importir menyerap garam rakyat agar harganya naik, lebih baik pemerintah memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas garam rakyat.

Dihubungi terpisah, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan, draf Peraturan Menteri KKP mengenai kewajiban importir serap garam rakyat saat ini masih dalam proses di Biro Hukum KKP.

“Regulasi ini in-line dengan Permendag 125/2015. Pertama kewajiban penyerapan garam rakyat oleh importir. Kedua, memberikan arahan kualitas dan kuantitas,” kata Brahmantya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.