Imbau PNS Tak Gunakan Elpiji Bersubsidi, Pertamina Apresiasi Bupati Ngawi

Kompas.com - 27/09/2016, 09:17 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com -PT Pertamina mengapresiasi langkah Bupati Ngawi Budi Sulistyono yang meminta agar para PNS di wilayah tersebut tidak menggunakan elpiji bersubsidi.

Area Manager Communication & Relation Jatimbalinus Heppy Wulansari menjelaskan, imbauan ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh kepala daerah di Jawa Timur.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bupati Ngawi dalam upaya pengurangan subsidi khususnya subsidi LPG. Ini adalah yang pertama kali di Jawa Timur dan kami berharap dapat menjadi contoh untuk wilayah lainnya,” ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (27/9/2016).

Dalam imbauannya, Bupati menjelaskan bahwa PNS Kabupaten Ngawi bukanlah target pengguna LPG subsidi tabung 3 Kg.

Kategori masyarakat yang termasuk dalam target pengguna LPG subsidi antara lain masyarakat miskin dengan pengeluaran di bawah Rp 1,5 juta per bulan, penduduk musiman (buruh pabrik, anak kos), penerima konversi minyak tanah dari pemerintah dan UKM dengan omzet di bawah Rp 30 juta per bulan.

“Sebagai abdi negara, tentunya kami harus berpartisipasi aktif dalam pembangunan negara. Termasuk dengan berpartisipasi dalam meminimalisir subsidi yang dibiayai negara, terutama subsidi untuk LPG 3 Kg,” ujar Budi Sulistyono.

Dengan membantu mengurangi subsidi LPG 3 Kg, maka anggaran negara diharapkan bisa digunakan untuk pembangunan di sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Tentunya hal tersebut akan lebih bermanfaat mengingat anggaran negara yang terdistribusi secara lebih merata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.