Anindya Bakrie hingga Sandiaga Uno Ikut "Tax Amnesty", Sri Mulyani Bahagia

Kompas.com - 27/09/2016, 13:58 WIB
Para pengusaha Kadin bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani menggelar jumpa per di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (27/9/2016) Yoga Sukmana/Kompas.comPara pengusaha Kadin bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani menggelar jumpa per di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (27/9/2016)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com — Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambangi Kantor Pusat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Selasa (27/9/2016).

Tujuannya, yakni untuk menyerahkan Surat Pernyataan Harta (SPH) dalam rangka mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Hadir di antaranya Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani, Anindya Bakrie, MS Hidayat, Bambang Soesatyo, hingga pengusaha Sandiaga Uno.

Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons positif pelaporan harta serentak oleh para pengusaha. Ia juga mengaku senang karena, dengan pelaporan harta itu, jumlah uang tebusan yang masuk ke kas negara langsung bertambah.

"Saya menyambut baik dan gembira," ujar perempuan yang kerap disapa Ani itu.

Di mata Ani, keputusan para pengusaha Kadin patut dihargai lantaran harta yang dibawa pulang ke Indonesia (repatriasi) bisa diinvestasikan untuk pembangunan.

Hingga hari ini, kata Menkeu, uang yang masuk ke kas negara sudah mencapai Rp 65,9 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya harap Kadin bangun Indonesia. Harta kekayaan untuk bangun Indonesia, dengan ekonomi yang kuat, Kadin juga akan ikut kuat," kata Ani.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumpulkan sejumlah pengusaha untuk makan malam di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Sejumlah pengusaha yang hadir antara lain Arifin Panigoro, Franky Welirang, Erwin Aksa, Rosan Roeslani, serta Sugianto Kusuma (Aguan). Tampak juga bos Bakrie Group Aburizal Bakrie dan bos Media Group Surya Paloh.

Pertemuan malam itu berkaitan dengan sosialisasi program pengampunan pajak. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Kadin Indonesia menyampaikan pada 27 September 2016 bahwa anggota Kadin akan mengikuti program pengampunan pajak secara serempak.

(Baca: Melesat Terus, Pelaporan Harta "Tax Amnesty" Dekati Rp 2.000 Triliun)

Kompas TV Inilah Konglomerat yang Ajukan Amnesti Pajak



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.