BTN Raih Peringkat 1 Annual Report Award 2015 Kategori BUMN Keuangan Listed

Kompas.com - 28/09/2016, 05:43 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada malam penganugrahan Annual Report Award 2015, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terpilih sebagai juara pertama dalam kategori BUMN keuangan listed.

Direktur Utama BBTN, Maryono mengatakan, untuk menyabet peringkat pertama, pihaknya menerapkan beberapa strategi untuk menjadi yang terbaik dalam hal pelaporan keuangan.

"Strategi BTN jadi nomor satu, keterbukaan, meningkatkan implementasi good corporate governance," ujar Maryono usai menghadiri Annual Report Award di Jakarta, Selasa (27/9/2016).

Menurut Maryono, perolehan peringkat pertama ARA 2015 ini tak lepas dari pencapaian kinerja perseroan. "Kita sudah masuk dalam movement terbaik, ini lah yang menjadi alasan kita untuk terbuka terhadap hasil kinerja kita," tambah Maryono.

Dengan pencapaian yang telah diraih, perseroan pun akan terus meningkatkan performa kinerja keuangannya, untuk memberikan imbal hasil yang menarik bagi para investor.

"Pertumbuhan kredit dan laba semakin meningkat, semakin menambah kepercayaan tentang lembaga listed, kita semakin mendapatkan kepercayaan. Kita bangun ini yang terbaik untuk bisa bersaing di lembaga internasional," tutur Maryono.

Terkait kinerja keuangan perseroan untuk semester I 2016. Perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 25,40 persen menjadi Rp 1,042 triliun. Laba tersebut meningkat dari Rp 850 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Adapun pendapatan bunga bersih mencapai Rp 3,69 triliun dan pendapatan operasional mencapai Rp 584 miliar. Pendapatan bunga bersih tumbuh 15,71 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 3,19 triliun.

Sementara itu, pendapatan operasional lainnya tumbuh 12,56 persen dari tahun 2015 yang sebesar Rp 519 miliar.

Perolehan dana pihak ketiga (DPK) BTN pada semester I 2016 meningkat 17,29 persen menjadi Rp 134,55 triliun dibandingkan Rp 114,74 triliun pada akhir Juni 2015 lalu.

Pertumbuhan DPK didorong oleh pertumbuhan giro dan deposito yang masing-masing tumbuh 22,86 persen dan 20,06 persen, sementara tabungan tumbuh 5,64 persen. Marjin bunga bersih atau net interest margin (NIM) turun dari 4,73 persen pada semester I 2015 menjadi 4,65 persen pada semester I 2016. Penyaluran kredit BTN tumbuh 18,39 persen pada semester I 2016, menjadi Rp 149,31 triliun dari Rp 126,12 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Adapun rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) mencapai 3,41 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.