Menkeu: Antusiasme Peserta "Tax Amnesty" Jadi Momentum Reformasi Pajak

Kompas.com - 28/09/2016, 20:23 WIB
Ketua KPK Agus Rahardjo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung KPK Jakarta, Kamis (22/9/2016). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINKetua KPK Agus Rahardjo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung KPK Jakarta, Kamis (22/9/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti program amnesti pajak.

Menurut Menkeu, antusiasme itu menjadi momentum bagi pemerintah untuk membenahi sistem perpajakan di Indonesia.

"Ini merupakan momentum perbaikan (sistem perpajakan)," ujar Sri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/9/2016).

Sri Mulyani mengatakan, Direktorat Jenderal Pajak beserta jajarannya harus bersiap-siap menghadapi kenyataan soal perluasan basis pajak.

Oleh sebab itu, sumber daya manusia di sektor pajak beserta teknologinya harus betul-betul dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi itu.

"Dirjen Pajak harus memiliki kesiapan. Harus ada pula reformasi peraturan perundangan (di bidang pajak)," ujar Sri.

"Ini sangat penting sehingga saat mengelola data dan informasi (perpajakan), masyarakat tetap bisa percaya dan tidak khawatir," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo yakin angka deklarasi dan repatriasi hasil termin pertama amnesti pajak menembus angka Rp 3.000 triliun.

Presiden Jokowi melihat langsung antusiasme wajib pajak dalam mengikuti fasilitas amnesti pajak. Jokowi sekaligus berpesan agar momentum kesadaran dan kepatuhan masyarakat ini dimanfaatkan betul oleh negara, khususnya para pegawai pajak, untuk memberikan pelayanan yang maksimal.

Baca tentang


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X