"Tax Amnesty" Tembus Rp 3.500 Triliun, Presiden Ingin Ambil Momentum Reformasi Pajak

Kompas.com - 30/09/2016, 22:00 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pelaporan harta melalaui program pengampunan pajak atau tax amnesty sudah mencapai Rp 3.540 triliun hingga pukul 20.00 WIB malam ini.

"Ini momentum untuk reformasi perpajakan kita. Memperluas basis pajak dan meningkatkan ratio pajak," ujar Presiden di Kantor Pusat Direktorat Pajak, Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Selama ini pemerintah kerap kesulitan menggali potensi pajak sehingga membuat tax ratio pajak tahun lalu hanya 11 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Penyebabnya yakni masih rendahnya kesadaran membayar pajak dan belum maksimalnya data wajib pajak.

Dari 45 juta orang yang berpotensi sebagai wajib pajak, hanya 25 juta yang terdaftar sebagai wajib pajak.

Dari 25 juta yang memegang NPWP itu, hanya 10 juta orang yang melaporkan SPT tahunan secara teratur.

Namun dari 10 juta orang yang melaporkan SPT, hanya 900.000 orang yang membayar pajak sesuai kategori wajib pajak orang pribadi non-karyawan.

Masalah fundamental di sektor pajak itulah yang ingin diselesaikan oleh Presiden Joko Widodo dengan memanfaatkan program tax amnesty.

Melalui program itu, Ditjen Pajak sudah memiliki data banyaknya wajib pajak baru yang selama ini tidak memiliki NPWP.

Bagi Presiden, perolehan program tax amnesty yang lebih dari Rp 3.500 triliun juga merupakan cermin dari kepercayaan masyakarat dan dunia usaha kepada pemerintah. Kepercayaan itu akan dimanfaatkan untuk menggali potensi pajak.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.