AP II Berencana Jalin Kerja Sama dengan Taksi "Online" di Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 01/10/2016, 16:26 WIB
Belasan taksi online yang dirazia petugas dikadangkan di Terminal Mobil Barang Dishub DKI di Pulogebang, Jakarta Timur. Belasan taksi online tersebut dirazia akhir oleh petugas gabungan Dishub DKI dan kepolisian. Senin (1/8/2016). Kompas.com/Robertus BelarminusBelasan taksi online yang dirazia petugas dikadangkan di Terminal Mobil Barang Dishub DKI di Pulogebang, Jakarta Timur. Belasan taksi online tersebut dirazia akhir oleh petugas gabungan Dishub DKI dan kepolisian. Senin (1/8/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

TANGERANG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II yang mengelola Bandara Soekarno-Hatta berencana membicarakan lebih lanjut perihal konsep kerja sama pihak bandara dengan pelaku usaha taksi online.

Hal ini didasarkan pada kondisi masih banyaknya taksi online yang beroperasi di area bandara untuk mengangkut penumpang, meski tidak diperbolehkan menurut aturan yang berlaku.

"Selama ini kan kalau mereka drop penumpang saja, enggak apa-apa. Tapi, kalau mengangkut penumpang juga dari sini, kan kasihan moda transportasi umum lain yang sudah kerja sama dengan kami. Jadi, menurut saya, mereka harus ada kerja sama dengan AP II," kata Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (1/10/2016).

Wakan menjelaskan, konsep kerja sama yang dimaksud belum terbentuk. Pihaknya masih harus membicarakan lebih lanjut dengan pihak komersial dan legal di Bandara Soekarno-Hatta, guna kebijakan yang terbentuk nanti tetap sesuai dengan aturan dan tidak merugikan pelaku usaha transportasi yang lain.

Adapun kondisi saat ini di Bandara Soekarno-Hatta, disebut Wakan masih banyak sopir taksi online yang "kucing-kucingan" dengan petugas keamanan setempat.

Mereka biasanya memiliki daerah tertentu di area bandara yang dipakai untuk menunggu order penumpang.

Moda transportasi umum yang legal beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta sampai saat ini adalah taksi, mobil travel, jasa penyewaan mobil Inkopau (Induk Koperasi Angkatan Udara), dan bus Damri.

Mobil sewa Inkopau awalnya merupakan taksi gelap yang telah ditertibkan dan kini dibina serta dikelola secara resmi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X