Perusahaan Asal Jerman Gugat Merek Cybex Milik Pengusaha Indonesia

Kompas.com - 04/10/2016, 06:22 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan produsen kereta dorong bayi asal Jerman Cybex GmbH (penggugat) mengajukan gugatan pembatalan merek Cybex milik pengusaha lokal asal Surabaya milik Samuel Hadi Wiyoto (tergugat) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Gugatan itu dilayangkan karena merek Cybex milik tergugat dianggap memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek Cybex milik penggugat.

Dalam berkas yang diterima, kuasa hukum perusahaan Cybex GmbH selaku penggugat Mansur Alwini mengatakan, merek Cybex milik tergugat dianggap menjiplak merek Cybex milik penggugat.

Karena tidak ditemukan unsur huruf lain yang berbeda, kedua merek tersebut sama-sama terdiri dari unsur huruf c-y-b-e-x. Tidak hanya itu, barang yang dijual dari merek milik tergugat yang terdaftar juga memilki kesamaan dengan penggugat yakni kereta dorong bayi maupun tempat tidur bayi.

"Terlihat jelas dari penulisan, pengucapan, tampilan etiket maupun jenis barang yang dilindungi merek-merek tersebut memiliki kesamaan tanpa adanya variasi lain yang menjadi daya pembeda," ujar Mansur seperti dikuti dalam berkas perkara, Jakarta, Senin (3/10/2016).

Tergugat telah mendapatkan sertifikat merek serupa dengan nomor IDM000258089 kelas 12 dan nomor IDM000358737 kelas 20 yang masing-masing terdaftar pada 13 Juli 2010 dan 21 Februari 2011.

Sementara itu penggugat mengajukan sejumlah permohonan pendaftaran merek Cybex melalui Direktorat Merek Kementeri Hukum dan HAM agenda nomor D00.2015.026452 kelas 03, nomor D00.2015.026442 kelas 10, dan nomor D00.2015.026443 kelas 12.

Kemudian, agenda nomor D00.2015.026444 kelas 18 , nomor D00.2015.026436 kelas 20, No. D00.2015.026438 kelas 24, nomor D00.2015.026437 kelas 28, dan Nomor J00.2015.026439 kelas 35, yang kesemuannya diajukan pada 19 Juni 2015.

Merek milik penggugat juga telah terdaftar di berbagai negara yakni Jerman, Lebanon, Replubik Hondura, Replubik Honduras, Kanada, dan Uni Eropa.

Dengan demikian merek milik penggugat diklaim sebagai merek terkenal dengan reputasi internasional.

Kuasa hukum penggugat merasa khawatir kesamaan yang terjadi akan merusak reputasi perusahaan kliennya. Apalagi, pendaftaran merek oleh tergugat bermaksud untuk membonceng merek penggugat yang lebih dahulu terkenal.

Ditemui di tempat yang sama, kuasa hukum tergugat Yanto Jaya belum mau berkomentar terkait gugatan dari penggugat. Sebab, dirinya baru ditunjuk menjadi kuasa hukum, sehingga perlu mempelajari terlebih dahulu.

"Saya baru ditunjuk, jadi perlu mempelajari semua dulu, mungkin minggu depan ada jawaban," imbuh Yanto.

Perkara dengan nomor 50/Pdt.Sus-Merek-2016/PN.Niaga.Jkt.Pst telah digelar persidangan pertama dengan pemanggilan masing-masing pihak.

Dalam persidangan, ketua majelis hakim Soesilo Atmoko meminta kedua belah pihak agar mengupayakan perdamaian. Persidangan selanjutnya akan digelar pada Senin depan (10/10/2016).

Perkara ini juga mengikutsertakan Direktorat Merek Kementerian Hukum dan HAM menjadi turut tergugat.

Sekadar informasi, Cybex GmbH adalah perusahaan produsen kereta dorong bayi yang telah didirikan sejak 2003. Adapun, produk yang dijual antara lain kereta dorong bayi, kursi mobil (car seat) untuk bayi, alat gendong bayi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.