Ini Harapan UMKM agar Dapat Ikuti Program Amnesti Pajak

Kompas.com - 06/10/2016, 07:23 WIB
Ilustrasi tax amnesty. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi tax amnesty.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada periode II program pengampunan pajak (tax amnesty), pemerintah tengah fokus membidik kepesertaan dari pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia Ikhsan Ingratubun mengatakan, ada beberapa harapan dari pelaku UMKM untuk dapat mengikuti program amnesti pajak.

Menurut dia, sudah dipastikan bahwa UMKM ini adalah warga negara Indonesia (WNI) dan berkewajiban membayar pajak. Namun, UMKM tidak paham apa yang dimaksud dengan tax amnesty

Oleh sebab itu, pertama-tama adalah diperlukan sosialisasi yang lebih masif dari Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) kepada pelaku UMKM.

Sebab sebelumnya, sosialisasi tax amnesty ini hanya terasa di hotel-hotel besar pengusaha-pengusaha besar dan di gedung-gedung.

Akibatnya, pengusaha pengusaha UMKM tidak mendapatkan sosialisasi dari otoritas perpajakan di Indonesia. 

"Padahal, yang dibutuhkan adalah sosialisasi itu, terutama sosialisasi untuk kesadaran membayar pajak," tegas Ikhsan.

Harapan kedua, yakni bagaimana UMKM mendapatkan pendampingan untuk mengikuti program tax amnesty secara benar. Sebab, untuk UMKM, yang lebih penting dan dibutuhkan adalah bagaimana cara membayar pajak itu, serta bagaimana cara isi formulirnya. 

"Kalau pengusaha-pengusaha besar itu punya konsultan pajak dan bisa deklarasi pajaknya. UMKM tidak punya konsultan pajak. Makanya dari asosiasi-asosiasi membutuhkan konsultan pajak gratis," tambah Ikhsan.

(Baca: Konsultan Pajak Patok Tarif Tinggi untuk Konsultasi "Tax Amnesty")

Menurut Ikhsan, adanya konsultan pajak gratis akan berguna untuk mendampingi pengusaha UMKM dalam melaporkan dan mendeklarasikan pajaknya secara benar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X