Tak Terima Hasil Audit BPK, Serikat Pekerja SKK Migas Akan Mengadu ke Presiden

Kompas.com - 08/10/2016, 05:35 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com — Serikat Pekerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SP SKK Migas) akan melaporkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada Presiden RI Joko Widodo.

Mereka juga akan melapor ke Komisi III dan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Pelaporan dilakukan atas pengabaian hak pekerja SKK Migas.

Ketua Umum SP SKK Migas Dedi Suryadi mengatakan, bila pengabaian atas hak-hak pekerja masih dilanjutkan, SP SKK Migas akan melakukan aksi demonstrasi secara serempak yang akan dilakukan oleh anggota SP SKK Migas di Jakarta, kantor perwakilan, dan terminal lifting.

"Juga akan memboikot pelaksanaan audit yang sedang dan akan dilakukan oleh BPK RI sampai dengan terpenuhinya klarifikasi secara terbuka," kata Dedi melalui keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (7/10/2016).

Dedi meminta pemerintah mengkaji ulang penerapan mekanisme anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Sebab, mekanisme saat ini dinilai tidak sesuai Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Hulu Migas dan Permen ESDM Nomor 9 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

"SP SKK Migas yakin masyarakat menginginkan SKK Migas serta BPK RI dapat bekerja dengan nilai-nilai profesional, terlebih industri hulu migas tetap masih diandalkan untuk menutupi defisit APBN," kata Dedi.

Kompas TV Komitmen Investasi Meroket Hingga 167%
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.