Mentan Klaim Hanya dengan Stop Impor, Kini Indonesia Swasembada Beras Ketan

Kompas.com - 10/10/2016, 15:49 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim hanya dengan mengeluarkan kebijakan pengendalian impor, Indonesia bisa mencapai swasembada beras ketan.

"Hanya dua tahun ditahan (tidak boleh impor) oleh Menteri Perdagangan, saat ini swasembada dicapai," kata Amran kepada wartawan usai rapat dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, di Jakarta, Senin (10/10/2016).

Amran mengatakan, kebijakan Menteri Perdagangan waktu lalu menyetop impor beras ketan, telah menurunkan harga jual beras ketan di pasar.

Di pasar induk Cipinang, harga beras ketan kini dibanderol Rp 9.000 per kilogram (kg). Padahal, kata dia, tahun lalu harga beras ketan di pasar induk bisa mencapai Rp 13.000-Rp 14.000 per kg.

Adapun harga beras ketan di tingkat petani saat ini sekitar Rp 7.000-Rp 8.000 per kg. Beberapa waktu lalu, kata Amran, dalam kunjungannya ke Jawa Timur diketahui ada stok beras ketan bunga 4.000 ton.

Menurut Amran, ketersediaan pasokan ini juga menandakan beras ketan sudah swasembada.

"Dulu sampai ada yang datang protes, bahwa menahan impor ini adalah kebijakan yang tidak benar. Buktinya sekarang, tanpa alokasi dari APBN, Indonesia sudah over-supply beras ketan," ucap Amran.

Kompas TV Kementan Coba Wujudkan Swasembada Pangan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.