Kembangkan Bisnis Properti, Astra Land Indonesia Berkolaborasi dengan Modernland

Kompas.com - 12/10/2016, 21:00 WIB
Beberapa waktu lalu, kebijakan Bank Indonesia mengenai pengetatan pengajunan KPR juga menyebabkan www.shutterstock.comBeberapa waktu lalu, kebijakan Bank Indonesia mengenai pengetatan pengajunan KPR juga menyebabkan "riak kecil" dalam perekonomian Indonesia. REI bahkan melaporkan penjualan (properti) menurun hingga 30 persen.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Land Indonesia dan PT Mitra Sindo Makmur pada hari ini menandatangani perjanjian pemegang saham sebagai dasar pembentukan perusahaan patungan (joint venture) di bidang properti.

Perusahaan patungan ini merencanakan akan mengakuisisi dan mengembangkan lahan perumahan skala kota (township) seluas sekitar 70 hektar di kawasan Jakarta Timur.

Penandatanganan perjanjian pemegang saham dilaksanakan oleh Wibowo Muljono dan Andrew Seet, selaku Presiden Direktur dan Direktur Astra Land Indonesia, serta Presiden Direktur Mitra Sindo Makmur, William Honoris.

Wibowo mengatakan, bahwa Astra Land Indonesia melihat potensi dari area pengembangan kawasan ini.

Salah satunya adalah infrastruktur yang sudah tersambung ke seluruh area Jakarta dan sekitarnya.

Selain itu ukuran luas kawasan ini tergolong cukup besar untuk pengembangan yang berkesinambungan, di dalam kota Jakarta.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memiliki mitra yang ahli dan mengenal dengan baik seluk beluk pengembangan di kawasan Jakarta Timur," ujar Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/10/2016).

"Modernland Realty memiliki keahlian dan pemahaman tersebut, baik secara pasar maupun pengembangan di kawasan sekitarnya. Kami berharap dapat memberikan kontribusi dengan membangun proyek yang mempunyai tolok ukur berstandar internasional."

William Honoris, yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Modernland Realty Tbk menambahkan, Modernland Realty terus mencari mitra terkemuka dengan track record yang baik, untuk mencapai pasar konsumen yang lebih luas dan meningkatkan
penetrasi produk-produknya.

"Astra Land Indonesia adalah kombinasi dari Astra International, kemudian Hongkong Land adalah pengembang properti terkemuka di Asia, dan Modernland Realty percaya bahwa perusahaan patungan ini akan menghasilkan sinergi yang luar biasa," ungkap William.

Modernland Realty berharap dengan banyaknya program pemerintah yang mendorong percepatan pemulihan makro ekonomi akan membuat pertumbuhan yang signifikan dalam dunia properti.

"Kami berharap peluncuran cluster pertama dari proyek kerja sama ini akan bertepatan dengan kondisi makro yang lebih membaik, dan pasar properti yang telah mengalami peningkatan," tambah William.

Sekadar informasi, PT Astra Land Indonesia merupakan perusahaan patungan antara PT Astra International Tbk dan Hongkong Land Group Limited. Lalu PT Mitra Sindo Makmur adalah anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk.

Kompas TV Dominasi Astra di Pasar Sepeda Motor



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X