Rebutan Tupoksi di DPR dan Sri Mulyani yang Serba Salah

Kompas.com - 20/10/2016, 21:07 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

"Kami menerima undangan saja. Kalau tidak hadir ada konsekuensi dianggap tidak menghormati (DPR). Jadi memang serba salah," ucap mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

Meski begitu, ia mencoba menempatkan persoalan tupoksi antar komisi itu dalam takaran yang pas.

Baginya, persoalan tupoksi adalah persoalan internal DPR. Beberapa kali dalam rapat kerja dengan Komisi VI, Ani menyampaikan bahwa ia sangat menghormati DPR sebagai lembaga legislatif.

Oleh karena itu ia berharap agar DPR bisa menyelesaikan persoalan tupoksi PMN tersebut.

"Kami akan memahami dan menerima apapun keputusan dewan terkait siapa yang bertangung jawab sesuai dengan undang-undang dan aturan yang ada," tandas Ani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.