Saham Microsoft Terbang Tinggi, Dibantu Bisnis Komputasi Awan

Kompas.com - 21/10/2016, 07:35 WIB
CEO Microsoft Satya Nadella saat berbicara di Micosoft Developer Festival di Jakarta, Kamis (26/5/2016) Oik Yusuf/Kompas.comCEO Microsoft Satya Nadella saat berbicara di Micosoft Developer Festival di Jakarta, Kamis (26/5/2016)
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

KOMPAS.com - Saham Microsoft Corp terbang tinggi, naik 6,1 persen ke level 60,73 dollar AS pasca penutupan perdagangan. Dengan demikian, valuasi pasar Microsoft bertambah 27 miliar, pada Kamis (20/10/2016) atau Jumat waktu Indonesia.

Microsoft mengumumkan tambahan pendapatan dan keuntungan yang berada di atas estimasi para analis. Meningkatnya penjualan di bisnis komputasi awan mendorong saham Samsung di level tertinggi sepanjang masa.

Dengan demikian, terjadi indikasi perpindahan bisnis Microsoft ke bisnis komputasi awan, setelah lama bergantung pada bisnis perangkat lunak dan perangkat keras lain. Walaupun, terlihat masih tahap awal.

Perusahaan berbasis di Washington, The Redmond, mengatakan pendapatan dari produk komputasi awan unggulan Microsoft, Azure, naik 116 persen. Azure merupakan layanan berbasis komputasi awan yang bisa digunakan penggunanya untuk mengelola website, aplikasi dan data.

"Ada landasan yang besar bagi Microsoft untuk bertumbuh," kata Trip Chowdry, managing director di Global Equities Research, seperti dikutip dari Reuters.

Dia bahkan mengestimasi, bisnis layanan komputasi awan akan dikontrol oleh Microsoft di kemudian hari, dibanding kompetitornya, Amazon.com Inc.

"Microsoft memiliki posisi unik di komputasi awan hibrid di dunia, karena mereka bisa dengan mudah berpindah dari pusat data ke komputasi awan publik dengan Azure," kata Shannon Cross dari Cross Research.

Sebelumnya, Chief Executive Microsoft Satya Nadella fokus pada bisnis layanan komputasi awan dan aplikasi mobile sebagai pilar pertumbuhan, menyusul menurunnya bisnis perangkat lunak.

Awal tahun ini, Nadella membuat gebrakan dengan membeli jejaring sosial khusus profesional, LinkedIn Corp seharga 26,2 miliar dollar AS.

Kompas TV LinkedIn Dibeli oleh Microsoft
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Rilis
Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Whats New
Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Whats New
BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

Whats New
Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Earn Smart
Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Whats New
Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Whats New
Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Rilis
Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Whats New
Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Whats New
 Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Spend Smart
Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Whats New
Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Whats New
Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.