IHSG Menunggu Rilis Laporan Keuangan Emiten

Kompas.com - 24/10/2016, 08:56 WIB
Ilustrasi pergerakan harga saham shutterstockIlustrasi pergerakan harga saham
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,1 persen ke 5.409,24 pekan lalu. Penguatan indeks ini ditopang nilai transaksi Rp 6 triliun, lebih tipis ketimbang nilai transaksi harian rata-rata Rp 6,5 triliun.

Penguatan indeks ini disebabkan oleh penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dari 5 persen ke 4,75 persen.

Ke depan, kurs rupiah akan dipengaruhi langkah bank sentral Amerika Serikat (AS) merilis Beige Book, yang menyebut pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat berjalan moderat. Ini memperkuat indikasi potensi kenaikan suku bunga acuan AS sebesar 25 basis poin pasca Pemilu Amerika Serikat pada 8 November.

Pasar juga masih fokus pada rilis laporan keuangan emiten kuartal ketiga dan data ekonomi global, seperti GDP Inggris dan Amerika Serikat.

Analis NH Korindo Securities Deky Rahmat Sani memperkirakan, indeks saham masih akan mencoba bertahan di zona penguatan dengan rentang support di 5.397–5.374 dan resistance di 5.420–5.448.

Analis Daewoo Securities Tasrul memprediksi, indeks cenderung menguat di rentang 5.380–5.435 hari ini. Maklum, indikator money flow index berada di sekitar support trendline dan RSI optimized cenderung naik. (Juwita Aldiani)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X