Ini Kelebihan dan Kekurangan Tabungan Bersama yang Perlu Anda Ketahui

Kompas.com - 26/10/2016, 09:00 WIB
Ilustrasi pasangan lanjut usia moneycrashers.com, Dok. HalomoneyIlustrasi pasangan lanjut usia
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pasangan suami-istri, mengelola keuangan keluarga menjadi keharusan yang tidak bisa disepelekan.

Salah satu bentuk pengelolaan keuangan keluarga yang banyak ditempuh ialah membuat rekening bersama. Rekening bersama ini dibuat bersama pasangan atau keluarga seperti anak dan orang tua.
 
Rekening bersama setidaknya memiliki tiga jenis: rekening bersama Joint OR, Joint And, dan Joint QQ.

Join OR maksudnya rekening gabungan yang dimiliki oleh nasabah suami dan istri. Salah satu dari istri atau suami dapat mengisi dan mencairkan dana di dalam rekening tersebut.  

Sedangkan Joint And adalah rekening gabungan yang mensyaratkan suami dan istri masing-masing harus memberikan persetujuan berupa tandatangan jika akan melakukan transaksi.

Misalnya, akan mencairkan dana dari rekening itu, suami dan istri harus sama-sama membubuhkan tandatangan.
 
Adapuun Joint QQ adalah rekening gabungan yang dibuat jika salah satu dari pemilik rekening masih di bawah umur sehingga belum memiliki KTP.

Rekening bersama jenis ini biasanya dibuat oleh orang tua bersama anaknya yang masih kecil atau masih remaja.

Rekening tabungan bersama itu atas nama si anak namun ditambah dengan kode QQ dan nama orang tua yang bertanggungjawab.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apa kelebihan rekening bersama?

Bagi pasangan suami istri, rekening bersama sering dibuat untuk tujuan keuangan tertentu. Misalnya untuk tabungan pendidikan bagi si  kecil.

Dengan memiliki tabungan bersama ini, suami atau istri memiliki kewajiban untuk memenuhi rekening tabungan tersebut.

Selain itu suami dan istri bisa sama-sama mengetahui nilai dana di dalam tabungan bersama sehingga masing-masing pihak bisa mengontrol penggunaannya.

Kelebihan lainnya, rekening bersama bisa membantu setiap pasangan atau orang tua dengan anaknya memiliki tujuan finansial yang sama.

Misalnya mengumpulkan dana untuk uang muka membeli rumah, atau mengumpulkan dana untuk masuk perguruan tinggi.

Dengan rekening bersama ini setiap pemilik rekening bisa saling mengingatkan tujuan bersama tersebut.
    
Lantas, apa kekurangan rekening bersama?

Tapi rekening bersama ini tidak lepas dari kekurangan. Harus diingat, rekening bersama ini berbeda dengan rekening tabungan biasa. Sebab itu perlakuan bank terhadap pemilik rekening bersama ini juga akan berbeda.

Perlu dicatat, semakin besar nilai dana di dalam tabungan itu, bank akan semakin hati-hati memperlakukan rekening ini sehingga kadang terasa lebih ribet daripada rekening tabungan biasa.

Misalnya, jika salah satu pihak meninggal dunia sehingga dana di dalam rekening tersebut akan dicairkan oleh salah pasangannya.

Meski berstatus sebagai rekening Joint OR yang berarti setiap pihak memiliki hak yang sama, tidak berarti pasangan yang masih hidup dapat dengan mudah mencairkan dana.

Pencairan dana tersebut membutukan syarat dan dokumen tertentu yang harus diurus sebelumnya.

Jika salah satu pihak meninggal dunia, pasangan yang ditinggalkan harus menunjukkan surat keterangan kematian dari pihak-pihak tertentu. Bahkan dibutuhkan surat waris jika rekening tersebut dibuat antara orang tua dengan anak.
   
Syarat ketat tersebut dibuat oleh bank agar bank terhindar dari masalah yang bisa timbul di kemudian hari. Seperti gugatan dari salah satu pihak keluarga dan lain sebagainya.

Begitulah kelebihan dan kekurangan rekening tabungan bersama yang perlu Anda ketahui. Guna mengetahui lebih jauh, sebaiknya Anda menggali informasi dari staf bank sebelum Anda membuka rekening bersama.

Kompas TV Sulitkah Menabung Saham?




26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Whats New
Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Whats New
Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Rilis
ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

Whats New
Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Whats New
Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Rilis
 IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Whats New
Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Whats New
ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

Whats New
Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Whats New
Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Whats New
Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Whats New
Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.