Kemenhub-WSI Tandatangani Perjanjian Konsesi Terminal Peti Kemas Muaro Jambi

Kompas.com - 27/10/2016, 13:30 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

"Sebanyak Rp 500 miliar dari total nilai proyek itu berasal dari perusahaan. Sisanya kami pinjam dari Islamic Development Bank (IDB)," kata dia. 

Djoni mengungkapkan, pembangunan terminal peti kemas tersebut akan selesai pada 2020.

Adapun periode jangka waktu konsesi diberikan selama 66 tahun dan besaran pendapatan konsesi sebesar 5 persen dari pendapatan kotor. 

"Ini merupakan komitmen kami untuk membangun pelabuhan di Indonesia. Kami akan melakukan sebaik-baiknya," tandas dia. 

Sebagai informasi, PT Wahyu Samudera Indah (WSI) merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang kepelabuhan.

Dalam proyek tersebut, WSI akan membangun terminal peti kemas dengan lahan seluas 16 hektar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Penjelasan Kemenkeu Soal Konsumsi Pemerintah yang Minus di Kuartal II-2022

Ini Penjelasan Kemenkeu Soal Konsumsi Pemerintah yang Minus di Kuartal II-2022

Whats New
Tarif Ojek Online Naik, Bos Bluebird: Beda Tipis dengan Tarif Taksi

Tarif Ojek Online Naik, Bos Bluebird: Beda Tipis dengan Tarif Taksi

Whats New
Mentan SYL Sebut Harga Mie Bakal Naik Tiga Kali Lipat

Mentan SYL Sebut Harga Mie Bakal Naik Tiga Kali Lipat

Whats New
Masih Cuankah RI Saat Tesla Hanya Beli Nikel Ketimbang Dirikan Pabrik?

Masih Cuankah RI Saat Tesla Hanya Beli Nikel Ketimbang Dirikan Pabrik?

Whats New
HUT Ke-77 RI, Shopee Tebar Promo Diskon Hingga 50 persen

HUT Ke-77 RI, Shopee Tebar Promo Diskon Hingga 50 persen

Spend Smart
7 Bulan Berjuang Lepas dari 'Jurang' Pailit, Bos Garuda Puji Profesionalitas Para Kru

7 Bulan Berjuang Lepas dari "Jurang" Pailit, Bos Garuda Puji Profesionalitas Para Kru

Whats New
Dari Desa ke Kancah Dunia, Shopee Dukung UMKM Lokal Berjaya di Pasar Global

Dari Desa ke Kancah Dunia, Shopee Dukung UMKM Lokal Berjaya di Pasar Global

Whats New
Erick Thohir: Terminal Kijing Perkuat Ekosistem Industri Pelabuhan Nasional

Erick Thohir: Terminal Kijing Perkuat Ekosistem Industri Pelabuhan Nasional

Whats New
Digugat Rp 11 Triliun di PN Jaksel, Bos Bluebird: Itu Bukan Cerita Baru

Digugat Rp 11 Triliun di PN Jaksel, Bos Bluebird: Itu Bukan Cerita Baru

Whats New
Subsidi Jadi Andalan Pemerintah Cegah Kenaikan Harga Energi

Subsidi Jadi Andalan Pemerintah Cegah Kenaikan Harga Energi

Whats New
“Mainan” Bernama 'Dwelling Time'

“Mainan” Bernama "Dwelling Time"

Whats New
Pelabuhan Pontianak Segera Digantikan Terminal Kijing, Apa Sebabnya?

Pelabuhan Pontianak Segera Digantikan Terminal Kijing, Apa Sebabnya?

Whats New
Bos Garuda: Pandemi Covid-19 Membuka Kotak Pandora Garuda Indonesia

Bos Garuda: Pandemi Covid-19 Membuka Kotak Pandora Garuda Indonesia

Whats New
Dari Fitur Ekspor Produk hingga Voucher Cashback, Ini Rangkaian Fitur Baru Shopee untuk Pengusaha Lokal

Dari Fitur Ekspor Produk hingga Voucher Cashback, Ini Rangkaian Fitur Baru Shopee untuk Pengusaha Lokal

Whats New
Ini Strategi Badan Pangan Nasional Cegah Fluktuasi Harga DOC, Telur dan Daging Ayam

Ini Strategi Badan Pangan Nasional Cegah Fluktuasi Harga DOC, Telur dan Daging Ayam

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.