Menhub Berencana Integrasikan Pelabuhan Patimban dengan Tol Pantura

Kompas.com - 27/10/2016, 19:36 WIB
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meninjau Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (9/8/2016).Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi sepenuhnya hari ini. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOMenteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meninjau Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (9/8/2016).Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi sepenuhnya hari ini.
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berencana mengintegrasikan Pelabuhan Patimban, Jawa Barat dengan jalan tol utama di ruas Pantura.

"Ada ide seperti itu, kalau menggunakan jalan yang lama kurang baik, aksesibilitasnya kurang baik," kata Budi di Gedung Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Menurut Budi, pemerintah saat ini tengah mendetailkan perencanaan pembangunan pelabuhan pengganti Cilamaya tersebut.

"Jalan tol utama lebih bagus, dan jalan tol itu nantinya bisa membiayai dirinya sendiri," terangnya.

Budi menambahkan, aksesibilitas Pelabuhan Patimban tidak akan sempurna jika hanya mengandalkan ruas jalan yang ada.

Namun, dengan adanya penambahan ruas tol maka nilai investasi Pelabuhan Patimban pun akan berubah.

Menurut Budi, hal tersebut tidak akan jadi masalah karena nantinya pemerintah akan mengundang swasta untuk masuk dalam proyek jalan tol tersebut.

"Tidak masalah, kalau jalan tol malah swasta akan masuk," ucap Budi. Terkait pengelolanya, Budi tetap berharap Pelabuhan Patimban dapat dikelola oleh lembaga yang berasal dari unsur pemerintah.

Pihaknya pun saat ini tengah memikirkan siapa pengelola Patimban ke depannya. "Yang penting, Patimban, reklamasi dan Priok jadi kawasan satu hub. Nanti ada satu koordinatornya," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X