Investor Asal Taiwan Berencana Sulap Morotai seperti Singapura atau Hongkong

Kompas.com - 28/10/2016, 10:40 WIB
Pulau Dodola di Morotai, Maluku Utara, Sabtu (16/7/2016). Saat air laut surut, Pulau Dodola tersambung dan bisa dilalui manusia. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAPulau Dodola di Morotai, Maluku Utara, Sabtu (16/7/2016). Saat air laut surut, Pulau Dodola tersambung dan bisa dilalui manusia.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Indonesia Taiwan Business Council (ITBC) SD Darmono mengatakan, minat para investor dari Taiwan untuk berinvestasi di Indonesia sangatlah besar, terutama minat investasi di wilayah-wilayah terluar di Indonesia.

Menurut Darmono, Morotai merupakan salah satu wilayah terluar Indonesia yang memiliki kelebihan tersendiri. Selain sumber daya alamnya yang masih sangat bagus, aksesibilitas jalur lautnya pun dinilai cukup efektif.

"Morotai itu utaranya Halmahera, pulau terluar Indonesia yang sangat strategis untuk logistik, bisa menghubungkan dunia luar dengan Indonesia Timur. Sehingga nanti seluruh pulau di Indonesia bisa menikmati konektivitas," ujar Darmono di Jakarta, Kamis (27/10/2016) malam.

Bahkan, menurut Darmono, Morotai bisa disulap seperti Singapura atau Hongkong, jika pemerintah mempersilakan investor Taiwan untuk berinvestasi di Morotai dari sektor pariwisata terlebih dahulu.

"Nantinya bisa dibikin seperti Hongkong atau Singapura, atau dibikin free trade zone. Kalau tidak dibikin istimewa siapa yang mau investasi," ucapnya.

Menurut Darmono, terkait investasi di wilayah terluar Indonesia, Presiden akan mendukung. Namun, tidak hanya cukup dari dukungan Presiden, birokrasinya pun diharapkan tidak dipersulit.

"Presiden sangat mendukung, tapi birokrasi Indonesia ini kan banyak aturannya, dengan adanya seminar yang membahas tentang Taiwan Business Council ini, diharapkan seluruh pemangku kebijakan paham akan duduk perkaranya," terang Darmono.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Darmono menambahkan, sebagai Chairman of Kadin Indonesia Taiwan Commite, pihaknya akan berupaya melakukan lobi-lobi ke pemerintah agar para investor asal Taiwan bisa segera menanamkan investasinya di wilayah terluar Indonesia.

"Kami dari Kadin bisa menjembatani dengan pemerintah, bisa melakukan lobi-lobi ke pemerintah bahwa ini sebetulnya menguntungkan Indonesia," tambahnya.

Kompas TV 5,2 Juta Turis Asing Datang ke Indonesia



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X