Pelindo III Kupang Siapkan Pelabuhan Khusus Logistik di Labuan Bajo

Kompas.com - 31/10/2016, 13:31 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

KUPANG, KOMPAS.com - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo III) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini telah menyiapkan pelabuhan khusus untuk logistik di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

General Manajer PT. Pelindo III Cabang Kupang, Denny Lambert Wuwungan kepada sejumlah wartawan, usai mengikuti kegiatan Pelindo III mengajar SMAN 1 Kupang, Senin (31/10/2016) mengatakan, pembuatan pelabuhan baru itu, atas permintaan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat berkunjung ke sejumlah tempat di NTT, Sabtu dan Minggu kemarin.

"Kami sudah siapkan lokasi, khusus untuk pelabuhan logistik jaraknya tidak berjauhan dari pelabuhan penumpang. Luas lahannya sekitar 10 sampai 20 hektar. Kita harapkan agar pada pertengahan tahun 2017 nanti sudah bisa terealisasi," ucap Denny.

Menurut dia, selama ini pelabuhan di Labuan Bajo masih tidak teratur, karena pelabuhan penumpang dan logistik digabung menjadi satu. Karena itu diharapkan pemisahan itu akan lebih baik lagi.

Saat ini lanjut Denny, distribusi logistik khususnya ke pulau Flores bagian Barat sangat sedikit, sehingga dengan dibangunnya pelabuhan logistik, kedepannya distribusi logistik ke Flores bagian Barat tersebut bisa terpenuhi.

Untuk pelabuhan penumpang, nantinya akan diperindah lagi dan fokus pada peningkatan pariwisata di Labuan Bajo yang merupakan daerah yang sering dikunjungi oleh wisatawan Domestik dan mancanegara.

Denny mengatakan, dalam kunjungan Menteri Perhubungan pada Minggu kemarin, Menteri Budi juga mengatakan, pelabuhan penumpang tersebut juga akan dikhususkan untuk "yacht dan cruise" wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.

”Kami harapkan agar nanti setelah selesai pelabuhan itu dibangun, semuanya akan berjalan lancar baik itu penumpang kapal, distribusi barang maupun kapal wisatawan asing,”kata Denny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Whats New
Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.