Pemerintah Cari Cara Tangani Permasalahan Sampah Plastik di Laut Indonesia

Kompas.com - 01/11/2016, 16:47 WIB
Sekretaris Deputi Bidang Kedaualatan Kemenko Maritim Dedy Miharja, saat meninjau sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar, Bekasi, Selasa (1/11/2016).  Achmad FauziSekretaris Deputi Bidang Kedaualatan Kemenko Maritim Dedy Miharja, saat meninjau sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar, Bekasi, Selasa (1/11/2016). 
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorM Fajar Marta

BEKASI, KOMPAS.com - Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim) tengah mencari cara untuk menangani permasalahan sampah plastik di laut. 

Sekretaris Deputi Bidang Kedaulatan Kemenko Maritim Dedy Miharja mengatakan, saat ini banyak perairan di Indonesia tercemar sampah plastik. Dampaknya, potensi sumber daya di laut seperti ikan akan terkena dampaknya.

"Laut itu penting makanya kita harus mencegah sampah plastik masuk ke laut. Laut merupakan masa depan indonesia," ujar Dedy saat meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar di Bekasi, Selasa (1/11/2016). 

Dedy menuturkan, Kemenko Maritim akan mulai membersihkan sampah plastik di sungai yang terdapat di Jakarta. Karena, sampah plastik yang ada di laut umumnya berasal dari sungai.

"Di Jakarta ada 13 sungai yang bermuara ke laut. Kami akan memulai dari situ," kata dia.

Dedy juga mengungkapkan, Kemenko Maritim akan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Denmark dan Bank Dunia menggelar forum untuk membahas solusi penanganan sampah di Indonesia.

Forum tersebut digelar pada 1-3 November 2016 dengan melibatkan 200 peserta dari berbagai negara. 

"Jadi kami mengundang beberapa negara menjadi narasumber mengenai pengelolaan sampah di negeranya masing-masing seperti Amerika, Perancis, dan Denmark," tandas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X