Kompas.com - 06/11/2016, 07:35 WIB
Ilustrasi: Lembaga Penjamin Simpanan KONTAN/BAIHAKIIlustrasi: Lembaga Penjamin Simpanan
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sudah berumur 11 tahun. Selama kurun waktu itu pula, lembaga tersebut sudah menutup banyak bank-bank bermasalah.

"Sejak 2005 LPS sudah menutup 75 bank, 74 BPR, 1 bank umum," Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan dalam acara diskusi di Jakarta, Sabtu (5/11/2016).

Menurut Fauzi, penutupan dilakukan lantaran bank-bank tersebut memiliki masalah dalam hal likuiditas. Masalah tersebut telah mengakibatkan kerugian bagi nasabah.

Selain menutup 75 bank, LPS juga menyelamatkan 1 bank umum yakni Bank Century pada 2008.

Penyelamatan itu dilakukan dengan memberikan suntikan dana talangan Rp 8,1 triliun. Menurut ia, penyelamatan Bank Century dilakukan lantaran pemerintah mengatakan bahwa masalah bank tersebut bisa berdampak sistemik sehingga bisa mengancam sistem keuangan nasional.

Selain itu kata dia, kondisi Bank Century juga tidak terlepas lantaran dampak krisis ekonomi yang berasal dari AS pada 2008 silam.

"LPS bukanlah semata-mata menjaga simpanan masyarakat. Tetapi juga memastikan bank gagal dan juga harus menyelamatkan bank," kata Fauzi.

Kompas TV Diduga "Main Curang", LPS Tutup 5 BPR
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.