Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasar Mobil Murah Kian Meriah

Kompas.com - 06/11/2016, 10:57 WIB
Estu Suryowati

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC) makin diminati masyarakat Indonesia. Hal ini dirasakan oleh salah satunya produsen kendaraan roda empat dan roda dua, PT Astra Internasional Tbk (ASII).

Kepala Hubungan Investor ASII Tira Ardianti, akhir pekan ini di Bogor, Jawa Barat menuturkan, kontribusi LCGC terhadap portofolio penjualan kendaraan bermotor Astra naik dari 18 persen menjadi 30 persen per 30 September 2016.

Naiknya kontribusi LCGC terhadap portofolio penjualan mobil tersebut didorong keluarnya produk baru, yaitu Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Tira mengatakan, berkat kedua produk, pangsa pasar Astra naik mendekati 60 persen.

"Kontribusi 7-seater LCGC ini tambah besar terhadap portofolio Astra. Tadinya, kontribusi Agya (Toyota) dan Ayla (Daihatsu) sekitar 18 persen. Tetapi sekarang dengan adanya Calya dan Sigra menjadi 30 persen," kata Tira.

Per September 2016, penjualan ritel Calya tercatat mencapai 9.365 unit. Sementara itu, penjualan Sigra pada periode sama sudah mencapai 9.277 unit.

Tira mengatakan, peluncuran produk baru selama sembilan bulan pertama tahun ini berhasil mengerek market share Astra dalam penjualan mobil dari 50 persen tahun lalu menjadi 53,9 persen.

Pada kuartal III 2015, Astra berhasil menjual sebanyak 382.389 unit mobil (50 persen). Sedangkan pada kuartal III 2016, Astra berhasil menjual sebanyak 422.494 unit mobil (53,9 persen).

"Konsumen melihat produk yang kami keluarkan tahun ini lebih menarik dari yang dikeluarkan tahun lalu. Penjualan Fortuner juga masih baik tahun ini, dari 1.500 unit (saat diluncurkan), sekarang 3.000 unit-3.500 unit setiap bulan," imbuh Tira.

Kompas TV Konsumen Mobil Beralih Dari Sedan ke SUV

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

'Regulatory Sandbox' Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

"Regulatory Sandbox" Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

Whats New
IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

Whats New
Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Whats New
Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Whats New
Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Whats New
Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Whats New
Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Whats New
Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Whats New
Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

BrandzView
Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Whats New
Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Whats New
Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Whats New
Puasa Itu Berhemat atau Boros?

Puasa Itu Berhemat atau Boros?

Spend Smart
Kadin Proyeksi Perputaran Uang Saat Ramadhan-Lebaran 2024 Mencapai Rp 157,3 Triliun

Kadin Proyeksi Perputaran Uang Saat Ramadhan-Lebaran 2024 Mencapai Rp 157,3 Triliun

Whats New
Kebutuhan Dalam Negeri Jadi Prioritas Komersialisasi Migas

Kebutuhan Dalam Negeri Jadi Prioritas Komersialisasi Migas

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com