Trump Memimpin, Indeks Berjangka Dow Terjun Bebas 750 Poin

Kompas.com - 09/11/2016, 12:08 WIB
Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump saat berbicara di ajang debat Pilpres AS, Selasa (27/9/2016) di New York. REPRO BIDIK LAYAR BLOOMBERGKandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump saat berbicara di ajang debat Pilpres AS, Selasa (27/9/2016) di New York.
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

KOMPAS.com — Indeks berjangka Amerika Serikat turun 750 poin seiring negara bagian kunci di Florida dan Ohio memenangkan kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump.

Selain itu, peso Meksiko juga turun 10 persen dibanding dollar AS, mendekati level terendah dalam sejarah.

Sebelumnya, indeks S&P 500 e-mini juga turun 65 poin atau turun 3,04 persen.

Dollar AS terpeleset turun 3 persen ke 102,02 yen, sementara euro naik 1,5 persen ke 1,119 euro per dollar AS.

Indeks berjangka ini turun hampir 4 persen, sebuah loss yang mirip dengan loss saat Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa pada Juni lalu.

Wall Street melihat Hillary Clinton, kandidat presiden dari Partai Demokrat, sebagai status quo yang membawa stabilitas ke pasar.

Sementara itu, Trump memiliki pandangan luar negeri yang membawa ketidakpastian pada kebijakan perdagangan dan ketidakpastian.

Kemenangan Trump membuat ngeri para investor yang sebelumnya mengestimasi kemenangan Hillary Clinton.

Dok. Daily Mail Reaksi indeks berjangka di AS, ketika Trump diperkirakan bakal menang


Baca tentang


Sumber Daily Mail

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X