Bambang Brodjonegoro: Pahlawan Itu Artinya Menang dalam Persaingan Global

Kompas.com - 13/11/2016, 08:56 WIB
Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro Iwan Supriyatna/Kompas.comMenteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pahlawan selalu diidentikkan dengan orang yang telah berhasil melawan dan mengusir penjajah dari tanah air. Namun, Menteri/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro memiliki versi lain tentang arti kata pahlawan.

Menurut mantan Menteri Keuangan ini, gelar pahlawan bisa dimiliki setiap orang tanpa harus mengusir penjajah dari tanah air, dengan tetap beracuan pada keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Pahlawan itu menjaga keutuhan NKRI. Menjaga NKRI kalau kita semua terlibat maka konteksnya adalah pahlawan," ujar Bambang saat menghadiri acara paguyuban Mas TRIP di gedung Perbanas, Jakarta, Sabtu (12/11/2016).

Menjaga NKRI dalam konteks sekarang ini, kata Bambang, memiliki makna yang berbeda. Jika dahulu kala menjaga keutuhan NKRI dengan berperang mengusir dan melawan penjajah, pada masa sekarang ini bagaimana Indonesia mampu menghadapi persaingan global.

"Menjaga keutuhan NKRI penting, meskipun ancamannya sekarang berbeda, saat ini akan menghadapi globalisasi, Indonesia secara langsung terekspos oleh global, kalau zaman dulu memang ada persaingan antar negara tetapi tidak ada globalisasi, negara masih terkotak-kotak," terangnya.

Menurut Bambang, jika seseorang bisa memenangi persaingan global, maka orang tersebut sudah selayaknya diberikan predikat pahlawan.

"Bagaimana memenangkan Indonesia dalam globalisasi, pahlawan saat ini menurut saya bagaimana menjadikan NKRI pemenang dalam globalisasi," kata anak dari Soemantri Brodjonegoro ini. (Baca: Menkop: "Entrepreneur", Pahlawan Pembangunan Ekonomi)

Jika Indonesia bisa memenangi persaingan global, maka bukan hal yang tidak mungkin jika Indonesia akan semakin dihargai di kancah global.

"NKRI menjadi negara yang disegani secara politik, keamanan, militer dan NKRI juga diharapkan bisa menjadi rujukan sebagai negara idaman. Definisi pahlawan adalah bagaimana mempertahankan NKRI tetap utuh dan sejahtera dari sisi ekonominya," tandasnya.

Kompas TV Mengenang Perjuangan 10 November 1945

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X