CIMB Niaga Layani Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Jabar Melalui ATM

Kompas.com - 14/11/2016, 16:24 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kedua dari kiri) bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Bambang Waskito (kiri), dan Head of Digital Banking, Branchless and Partnership CIMB Niaga Bambang Karsono Adi (kedua dari kanan) menyaksikan nasabah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui ATM CIMB Niaga. Dok CIMB NiagaGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kedua dari kiri) bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Bambang Waskito (kiri), dan Head of Digital Banking, Branchless and Partnership CIMB Niaga Bambang Karsono Adi (kedua dari kanan) menyaksikan nasabah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui ATM CIMB Niaga.
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) meluncurkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) area Jawa Barat melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Ini bertujuan mempermudah masyarakat Jawa Barat (Jabar) dalam melaksanakan kewajiban membayar PKB tahunan melalui lebih dari 3.700 ATM CIMB Niaga yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Demikian pernyataan resmi dari CIMB Niaga yang diterima Senin (14/11/2016)

Peluncuran layanan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama oleh CIMB Niaga, Dispenda Jabar, Jasa Raharja Jabar dan Polda Jabar bertempat di Gedung Sate, Bandung, Senin (14/11). Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Kapolda Jabar Irjen Pol. Bambang Waskito. 

Head of Digital Banking, Branchless and Partnership CIMB Niaga Bambang Karsono Adi menyampaikan layanan perbankan ini menjawab kebutuhan masyarakat khususnya wajib pajak di Jabar yang dalam kesehariannya mengutamakan fleksibilitas, kecepatan dan keamanan dalam bertransaksi.

“Peluncuran layanan terbaru ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pengguna e-samsat Jabar guna memperoleh lebih banyak lagi pendapatan daerah. Adapun bagi CIMB Niaga, inisiatif ini sekaligus sebagai wujud dukungan terhadap gerakan non-tunai yang dicanangkan Bank Indonesia,” ujar Bambang.   

Dijelaskan Bambang, bagi wajib pajak yang akan melakukan pembayaran PKB melalui ATM CIMB Niaga, dapat masuk ke menu Pembayaran dengan memilih fitur Bayar PKB. Selanjutnya, nasabah diminta untuk memasukkan 2 digit kode provinsi (32 untuk PKB Samsat Jabar) dan masa berlaku kendaraan.

Kemudian, pilih nomor rekening debit, lalu konfirmasi pembayaran PKB dan SWDKLLJ Samsat Jabar, dan transaksi dinyatakan berhasil. Bukti transaksi pembayaran di ATM tersebut dapat menjadi bukti yang sama dan sah dengan bukti yang dikeluarkan oleh Samsat.

“Kami terus berupaya menjadi customer-centric yang memberikan customer experience bagi para nasabah. Kami berkomitmen untuk selalu menempatkan nasabah dan seluruh stakeholders sebagai fokus dalam memberikan produk, layanan, dan proses terbaik,” tutup Bambang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X