OJK: Antusiasme Transaksi dengan "Fintech" Terus Meningkat

Kompas.com - 17/11/2016, 15:00 WIB
Preaiden Joko Widodo saat menghadiri Indonesia Fintech Festival and Conference di ICE, Serpong, Tangerang, Selasa (30/8/2016). Fabian Januarius Kuwado/Kompas.comPreaiden Joko Widodo saat menghadiri Indonesia Fintech Festival and Conference di ICE, Serpong, Tangerang, Selasa (30/8/2016).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan dan produk jasa keuangan dengan teknologi atau financial technology ( fintech) terus berkembang dengan pesat di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun menyatakan, antusiasme transaksi dengan fintech terus meningkat.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti Soetiono menjelaskan, data transaksi keuangan yang menggunakan teknologi sudah mencapai 590 miliar dollar AS pada tahun 2015 lalu.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 10 persen dibandingkan tahun 2014. Kusumaningtuti pun menyatakan, regulator yakin angka tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun.

Mengapa demikian?

"Kenapa antusiasme transaksi ini meningkat? Tentu saja karena terjadi kemudahan akses keuangan karena persyaratan yang kompleks di konvensional itu bisa ditanggulangi dengan teknologi ini," ungkap Kusumaningtuti di Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Ia pun menyebut, fintech merupakan sebuah keniscayaan. Akan tetapi, sebagai regulator, OJK pun harus memperhatikan konsumen yang beragam sehingga aspek-aspek perlindungan konsumen terkait fintech pun beragam pula.

Inilah yang menjadi latar belakang OJK menyiapkan berbagai aturan, namun disusun secara hati-hati.

Dengan demikian, fintech bisa terus tumbuh di Indonesia agar dapat menjawab tantangan akses keuangan di daerah terpencil dapat terjangkau.

"Akan tetapi, di lain pihak aspek perlindungan kita masukkan, sehingga tetap harus memperhatikan hak dan kewajiban pengguna," jelas Kusumaningtuti.

Kompas TV BI Bentuk "Think Thank" Untuk Industri Fintech

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Whats New
Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Smartpreneur
Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Rilis
[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

Whats New
Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Whats New
Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Whats New
Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Whats New
Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Whats New
Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Whats New
Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Whats New
Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Whats New
Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Work Smart
Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Spend Smart
Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X