PGN Perluas Infrastruktur Gas Bumi di Bogor dan Sukabumi

Kompas.com - 17/11/2016, 19:47 WIB
Pipa yang akan dipasang sebagai pengembangan infrastruktur gas bumi di jalur Pantura. Foto diambil pada Selasa (22/8/2016). KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANIPipa yang akan dipasang sebagai pengembangan infrastruktur gas bumi di jalur Pantura. Foto diambil pada Selasa (22/8/2016).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) terus memperluas infrastruktur gas bumi di berbagai daerah, salah satunya di Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat.

"Kami sedang perluas jaringan pipa gas bumi di Sukabumi, targetnya akhir tahun ini selesai dan gas bumi segera dinikmati berbagai industri di sana," kata Sales Area Head PGN Area Bogor, Elda Sutarda dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Kamis (17/11/2016).

Elda mengungkapkan, wilayah Sukabumi sangat potensial karena banyak sekali berdiri berbagai industri, misalnya pabrik minuman energi, teh kemasan, susu kemasan dan banyak lagi.

"Industri-industri di Sukabumi sangat berminat beralih pakai bahan bakar gas bumi PGN, karena mereka bisa hemat lebih dari 30 hingga 50 persen," ungkap Elda.

Selain di Sukabumi, PGN juga memperluas jaringan pipa gas bumi di wilayah Bogor. Untuk wilayah area Bogor, PGN saat ini telah menyalurkan gas bumi ke 21.948 rumah tangga, 282 pelanggan komersial seperti hotel dan restoran, dan lebih dari 250 pelanggan industri.

"Pipa gas PGN di wilayah Bogor dan sekitarnya sudah mencapai lebih dari 620 km. Kami akan terus perluas, termasuk tahun depan kami menargetkan dapat menambah ribuan pelanggan baru di Bogor, mulai dari rumah tangga, jasa komersial hingga industri," ungkap Elda.

Secara nasional infrastruktur pipa gas PGN mencapai lebih dari 7.267 km atau setara dengan 78 persen pipa gas bumi hilir nasional.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari infrastruktur gas bumi tersebut, PGN memasok gas bumi ke lebih dari 119.960 pelanggan rumah tangga. Selain itu, 1.929 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.630 industri berskala besar dan pembangkit listrik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X