Dana Bergulir Kemenkop Bidik Penyaluran di Daerah Transmigrasi

Kompas.com - 22/11/2016, 05:15 WIB
Penandatangan nota kesepahaman LPDB dan Kemendesa PDTT di kantor LPDB, Jakarta, Senin (21/11/2016). Pramdia Arhando JuliantoPenandatangan nota kesepahaman LPDB dan Kemendesa PDTT di kantor LPDB, Jakarta, Senin (21/11/2016).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM tengah membidik penyaluran dana bergulir untuk daerah transmigrasi.

Dengan itu, LPDB menjadikan Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sebagai salah satu mitra strategis dalam menyalurkan dana bergulir. 

Terutama, kepada pelaku koperasi dan usaha kecil menengah (KUKM), khususnya di daerah transmigrasi.

Adapun kerja sama itu kedua lembaga tersebut diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman di kantor LPDB, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Hadir dalam penandatangan MoU tersebut diantaranya, Direktur Utama LPDB Kemas Danial, Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa dan PDTT Roosari Tyas Wardani, Direktur Pengembangan Usaha Transmigrasi Titi Wahyuni, Plt Direktur Promosi dan Kemitraan Heryanto.

"MoU ini sangat tepat sekali, apalagi kita tahu transmigrasi mempunyai UKM binaan, mudah-mudahan ke depan bisa jadi strategic partner kami dalam menyalurkan dana bergulir kepada KUKM," ujar Kemas di Jakarta, Senin (21/11/2016).

Kemas mengatakan mitra strategis sangat diperlukan khususnya untuk menyasar daerah tertinggal. Selanjutnya setelah kerjasama ini LPDB akan memberikan bantuan penyaluran modal bagi pelaku KUKM di daerah tersebut.

Sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan LPDB berdasarkan hasil rekomendasi dari Kemendes PDTT.

"Di daerah tertinggal lainnya, kalau ada badan hukum tidak ada masalah, kerja sama ini berarti mengikat emosional dengan kita, jadi ada keseriusan untuk bantu KUKM di daerah tertinggal," katanya.

Dia berharap dengan kerja sama ini dapat menggairahkan semangat kerja pelaku KUKM sehingga ekonomi di daerah bisa tumbuh lebih cepat. Dengan demikian kemiskinan dapat diatasi dan angka pengangguran dapat ditekan.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.