Tips Mengelola Keuangan Sebelum Memulai Investasi Reksa Dana

Kompas.com - 23/11/2016, 09:30 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

KOMPAS.com - Dewasa ini, semakin banyak orang yang memahami pentingnya mengelola keuangan dan investasi reksa dana untuk mempersiapkan masa depan. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara mengelola keuangan yang baik sebelum berinvestasi di reksa dana?

Dalam investasi reksa dana, dikenal adanya prinsip sehat keuangan dahulu, investasi reksa dana kemudian. Artinya sebelum berinvestasi di reksa dana, diharapkan seseorang memiliki kondisi keuangan yang sehat.

Ciri-ciri kondisi keuangan yang sehat antara lain seperti tidak memiliki hutang Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan kartu kredit; memiliki perlindungan asuransi yang memadai; maksimal besarnya cicilan 30 persen dari penghasilan bulanan; dan memilki dana darurat.

(Referensi : Sehat Keuangan Dahulu, Investasi Reksa Dana Kemudian)

Mengapa? Sebab investasi reksa dana mengandung risiko fluktuasi harga. Semakin agresif produk yang dipilih semakin besar pula fluktuasi harga tersebut. Dengan memiliki kondisi keuangan yang sehat, maka diharapkan investor akan lebih siap menghadapi risiko fluktuasi tersebut.

Yang dimaksud dengan “siap menghadapi risiko” adalah jangan sampai karena butuh uang mendadak, investasi yang baru berjalan setengah terpaksa harus dicairkan. Sebab untuk investasi reksa dana yang berbasis saham dalam jangka pendek, belum tentu menguntungkan.

Idealnya memang sebelum berinvestasi di reksa dana, calon investor bisa menyiapkan kondisi keuangannya dengan baik terlebih dahulu. Tapi kenyataan tidak semua investor reksa dana memiliki kondisi keuangan yang sehat.

Untuk itulah baik yang sudah menjadi investor reksa dana atau masih calon, perlu belajar cara pengelolaan keuangan yang baik. Saat ini memang tersedia sertifikasi perencanaan keuangan seperti CFP (Certified Financial Planner) atau QWP (Qualified Wealth Planner) di mana investor bisa belajar tentang perencanaan keuangan.

Biaya untuk mengikuti sertifikasi tersebut bisa mencapai jutaan hingga belasan juta karena mempelajari perencanaan keuangan secara komprehensif mulai dari pengelolaan, investasi, perpajakan dan waris. Namun bagi ingin belajar dasarnya sebelum memulai investasi reksa dana bisa menggunakan tips pengelolaan keuangan sederhana yang satu ini.

Konsep 10 – 20 – 30 – 40
Jika semua angka di atas dijumlahkan, yaitu 10 + 20 + 30 + 40, maka kita akan mendapatkan total 100. Dalam pengelolaan keuangan, tahap yang paling dasar adalah mengelola pendapatan dan pengeluaran. Besarnya pendapatan bagi yang bekerja umumnya sudah tetap, sehingga yang harus dikelola adalah pengeluaran.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Janji Akan Copot Komisaris BUMN yang Jarang Hadir Rapat

Erick Thohir Janji Akan Copot Komisaris BUMN yang Jarang Hadir Rapat

Whats New
Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Whats New
Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Smartpreneur
Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Rilis
[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

Whats New
Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Whats New
Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Whats New
Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Whats New
Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Whats New
Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Whats New
Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Whats New
Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Whats New
Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Work Smart
Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X