Bank Mandiri Biayai Ekspansi Bisnis Bukit Asam

Kompas.com - 30/11/2016, 09:00 WIB
TOTO SIHONO Ilustrasi tambang

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan pembiayaan senilai total Rp 1,7 triliun dan 230 juta dollar AS kepada PT Bukit Asam (Persero) Tbk untuk membantu membiayai pengembangan bisnis perseroan.

Dari nilai pembiayaan tersebut, sebesar 100 juta dollar AS berskema pinjaman fasilitas khusus untuk membiayai belanja modal dan kredit 130 juta dollar AS adalah pinjaman treasury line untuk memenuhi kebutuhan likuiditas valas dalam operasional perusahaan.

Selanjutnya, fasilitas Supplier Financing Rp 700 miliar dan fasilitas Trust Receipt Non LC sebesar Rp 700 miliar dimaksudkan untuk memperlancar proses pembayaran kepada supplier Bukit Asam.

Serta, fasilitas Invoice Financing Rp300 miliar untuk mempercepat penerimaan hasil penjualan batubara Bukit Asam.

Menurut Alexandra Askandar, kerja sama tersebut merupakan implementasi sinergi BUMN untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan energi dan infrastruktur serta penciptaan kemandirian ekonomi.

Seperti pada fasilitas kredit berskema supplier financing, dimana terdapat BUMN yang menjadi penyuplai kebutuhan infrastruktur Bukit Asam yaitu PT Kereta Api Indonesia (Persero).

"Pembiayaan ini membuktikan komitmen kuat kami untuk mendukung pertumbuhan industri strategis dalam negeri, seperti sektor pertambangan, agar mampu memenuhi kebutuhan domestik ataupun pasar luar negeri," ujar Direktur Keuangan Bukit Asam, Achmad Sudarto di Jakarta, Selasa (29/11/2016) malam.

Sekadar informasi, hingga November 2016, penyaluran kredit Bank Mandiri ke sektor pertambangan sudah mencapai Rp 13,8 triliun, penyaluran tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 20,2 persen dari periode yang sama tahun lalu.



EditorAprillia Ika


Close Ads X