Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Muncul Petisi Tuntut Bank of England Tarik Uang Kertas 5 Poundsterling

Kompas.com - 30/11/2016, 18:43 WIB
|
EditorM Fajar Marta

LONDON, KOMPAS.com - Sebuah petisi beredar, menuntut bank sentral Inggris Bank of England menarik peredaran uang kertas emisi baru pecahan 5 poundsterling.

Per Selasa (29/11/2016), sudah setidaknya 70.000 orang menandatangani petisi tersebut, dengan disertai kritik tajam bahwa uang kertas tersebut diproduksi dengan lemak hewani.

Uang kertas pecahan 5 poundsterling berbahan polimer tersebut diterbitkan pada September 2016 lalu. Bank of England menyatakan uang kertas emisi baru tersebut tahan air dan dilengkapi fitur-fitur keamanan mutakhir.

Namun, pekan ini bank sentral harus menghadapi beragam kritik pedas lantaran uang kertas 5 poundsterling tersebut mengandung lemak hewani.

Lemak itu ditemukan pada polimer yang merupakan bahan baku uang kertas emisi baru tersebut. Mengutip Channel News Asia, Rabu (30/11/2016), petisi yang dipublikasikan pada situs Change.org menuntut produk hewani untuk tidak digunakan dalam pembuatan uang kertas.

. "Ini adalah hal yang tidak bisa diterima oleh jutaan kaum vegan, vegetarian, umat Hindu, Sikh, Jain, dan lainnya di Inggris," tulis petisi tersebut.

Petisi tersebut diinisiasi oleh seorang vegan berusia 47 tahun bernama Doug Maw. Menurut dia, penggunaan lemak hewani dalam pembuatan uang kertas merupakan sebuah hal yang sangat tidak layak.

"Kita tidak mempunyai pilihan dalam hal uang. Kita harus menggunakannya. Mereka mengedarkannya melalui ATM untuk kemudian kita gunakan di toko-toko. Sebenarnya, mereka memaksa kita menggunakan produk hewani," ungkap Maw.

Bank of England mengonfirmasi substansi yang digunakan dalam pembuatan uang kertas tersebut.

Bank sentral Inggris itu pun tidak berkomentar lebih lanjut mengenai kritik pedas yang dilayangkan publik. Lemak hewani itu merupakan bahan yang digunakan juga secara luas di pabrik pembuatan sabun dan lilin.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Impor Susu, Erick Thohir Ajak Kerja Sama Frisian Flag

Tekan Impor Susu, Erick Thohir Ajak Kerja Sama Frisian Flag

Whats New
Bocoran Luhut soal Subsidi Motor Listrik dan Diskon PPN Mobil Listrik

Bocoran Luhut soal Subsidi Motor Listrik dan Diskon PPN Mobil Listrik

Whats New
PR Kementerian ATR Selesaikan 20.000 Lebih Bidang Tanah Sengketa dan Konflik

PR Kementerian ATR Selesaikan 20.000 Lebih Bidang Tanah Sengketa dan Konflik

Whats New
Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Whats New
BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

Whats New
Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Whats New
Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Whats New
Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Whats New
Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Spend Smart
Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Whats New
Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Rilis
Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Whats New
Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Whats New
Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Whats New
Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+