Citilink Buka Rute Penerbangan Pontianak–Batam

Kompas.com - 02/12/2016, 10:00 WIB
Presiden & CEO Citilink Indonesia, Albert Burhan (tengah) bersama jajaran manager usai konferensi pers pembukaan rute penerbangan Pontianak-Batam di Hotel Golden Tulip, Pontianak, Kalimantan Barat (1/12/2016) KOMPAS.com/Yohanes Kurnia IrawanPresiden & CEO Citilink Indonesia, Albert Burhan (tengah) bersama jajaran manager usai konferensi pers pembukaan rute penerbangan Pontianak-Batam di Hotel Golden Tulip, Pontianak, Kalimantan Barat (1/12/2016)

PONTIANAK, KOMPAS.com — Maskapai penerbangan Citilink membuka rute penerbangan domestik dari Pontianak ke Batam. Penerbangan perdana itu dimulai pada Jumat (2/12/2016) dengan pendaratan pesawat yang mengangkut penumpang dari Batam menuju Pontianak.

President & CEO Citilink Indonesia, Albert Burhan, mengatakan, rute baru yang dibuka Citilink tersebut untuk menghubungkan Pulau Sumatera dengan Kalimantan.

Harapannya, rute baru ini bisa mendukung kedua kota tersebut sebagai pembuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian barat.

Citilink sebelumnya memiliki rute yang menghubungkan antarkota di Pulau Jawa dan di Pulau Sumatera serta menghubungkan Pulau Jawa–Sumatera, Jawa–Kalimantan, dan Kalimantan-Sulawesi.

“Rute baru ini akan menghubungkan antara Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan,” ujar Albert, Kamis (1/12/2016).

Menurut dia, setibanya di Batam, penumpang yang akan menuju Batam, Pekanbaru, dan Padang bisa langsung menggunakan penerbangan lanjutan dari perusahaan maskapai milik Garuda Indonesia ini.

“Kami melihat Kota Pontianak menjadi salah satu kota yang akan tumbuh menjadi besar sehingga menjadi tujuan ekspansi dengan lima penerbangan dalam sehari,” ujar Albert.

Albert menambahkan, Kota Batam ataupun Pontianak punya potensi ekonomi yang memberikan kontribusi cukup besar bagi perekonomian di Indonesia.

Letak geografis Provinsi Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau yang berbatasan langsung membuat kedua provinsi tersebut memiliki peran strategis untuk menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia Barat.

Tercatat sejak Januari hingga Oktober 2016, Citilink Indonesia telah mengangkut 9,11 juta penumpang untuk semua rute di Indonesia.

Khusus untuk rute Pontianak, Citilink telah mengangkut 85.167 penumpang menuju ke Pontianak. Saat ini, Citilink melayani lebih dari 234 frekuensi penerbangan harian di 27 kota di Indonesia. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Whats New
Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

Rilis
10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

Spend Smart
Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Whats New
Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

Rilis
Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Whats New
Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Whats New
Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Rilis
Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Rilis
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

Rilis
Jakarta Dinobatkan Kota Paling Terdampak Bahaya Lingkungan, Ini Saran Susi Pudjiastuti

Jakarta Dinobatkan Kota Paling Terdampak Bahaya Lingkungan, Ini Saran Susi Pudjiastuti

Whats New
Realisasikan Janji Presiden Jokowi, Kementan Salurkan Bantuan Hand Tractor ke Sumba Tengah

Realisasikan Janji Presiden Jokowi, Kementan Salurkan Bantuan Hand Tractor ke Sumba Tengah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X