Kemenperin Usulkan Pensiunan yang Ahli Industri Mengajar di Sekolah Vokasi

Kompas.com - 06/12/2016, 20:28 WIB
Menteri Perindustrian Republik Indonesia IR Airlangga Hartarto Stanly/OtomaniaMenteri Perindustrian Republik Indonesia IR Airlangga Hartarto
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengusulkan, program transfer pengetahuan dari para tenaga ahli industri yang memasuki masa pensiun untuk memberikan pelatihan di Sekolah Menengah Kejuruan.

“Ini juga merupakan program vocational training. Jadi, mereka yang berusia sekitar 55-64 tahun akan mengajar guru-guru SMK. Kami sedang siapkan regulasinya dan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” terangnya di Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Menurut Airlangga hal itu dilakukan dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia bidang industri.

“Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, kami bersama kementerian terkait juga telah menandatangani MoU untuk melaksanakan pendidikan kejuruan dan vokasi agar sesuai kebutuhan dunia industri,” jelasnya.

Menperin menambahkan, selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia industri, pihaknya juga mendorong peningkatan produk-produk yang dihasilkan industri dalam negeri termasuk Industri Kecil Menengah (IKM).

"Kemenperin melakukan pembinaan terhadap Industri Kecil Menengah (IKM) dalam bentuk pemberian fasilitasi bimbingan penerapan dan sertifikasi produk," tambahnya.

Selain itu, optimalisasi mesin dan peralatan, pemberian izin usaha, pengembangan produk, perlindungan hasil karya industri dengan hak kekayaan intelektual, serta bantuan informasi pasar, promosi dan pemasaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan untuk memperluas pasar, Kemenperin juga sedang mengembangkan program e-Smart IKM dengan tujuan agar menjadi lemari pajang produk dalam negeri.

Melalui program ini diharapkan akses pasar dan akses pendanaan ikut meningkat. “Seperti kita ketahui bahwa e-commerce sudah sangat menjamur di Indonesia, untuk itu sangat tepat apabila para pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk memperluas akses informasi dan promosi dalam memasarkan produknya. Upaya ini juga dalam rangka pengembangan ekonomi digital,” papar Airlangga.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X